Pesawat Kecil Jatuh di Bandara Shellharbour, Tiga Orang Tewas

0
pesawat
Ilustrasi Sebuah pesawat komersial terbang. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, NEW SOUTH WALES — Sebuah pesawat ringan mengalami kecelakaan fatal di Bandara Shellharbour, sekitar 85 kilometer selatan Sydney, Australia, pada Sabtu pagi (11/10/2025). Insiden terjadi sesaat setelah pesawat lepas landas pukul 10.00 waktu setempat.

Mengutip laporan Reuters, pesawat langsung terbakar saat menghantam tanah. Api berhasil dipadamkan oleh tim Pemadam Kebakaran New South Wales. Polisi mengonfirmasi bahwa tiga orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

“Saat menabrak tanah, pesawat terbakar dan telah dipadamkan oleh Pemadam Kebakaran New South Wales,” kata polisi dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (12/10/2025). “Tiga orang tewas,” ucap polisi.

Baca Juga :  Wakil Bupati Bogor Pantau Langsung Ketersediaan Logistik dan Peralatan Tanggap Darurat

Gambar udara dari lokasi menunjukkan puing-puing pesawat berserakan di landasan pacu. Polisi menyatakan bahwa area kejadian telah diamankan dan Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) telah diberitahu.

Inspektur Kepala Aaron Wunderlich menyebutkan bahwa pesawat pribadi tersebut direncanakan terbang menuju Bathurst, wilayah barat tengah New South Wales. Ia juga mengonfirmasi bahwa pemilik pesawat berada di dalam saat kecelakaan terjadi.

Inspektur Andrew Barber dari Fire and Rescue NSW (FRNSW) menjelaskan bahwa unit pemadam kebakaran daerah sedang berada di bandara untuk pelatihan ketika kecelakaan terjadi. Sekitar 10 hingga 15 relawan dari Rural Fire Service (RFS) langsung merespons, bersama staf dari Museum Historical Aircraft Restoration Society.

Baca Juga :  Stimulus Fiskal Pemerintah Tingkatkan Konsumsi Rumah Tangga di Korea Selatan

“Mereka tiba di lokasi dalam hitungan menit. Namun, karena sifat pembakaran bahan bakar, penumpang tidak memiliki peluang untuk diselamatkan,” kata Barber.

Kepala Komisaris ATSB, Angus Mitchell, menyatakan bahwa kecelakaan terjadi hanya beberapa detik setelah pesawat meninggalkan landasan.

“Ada jeda waktu yang sangat singkat antara saat pesawat meluncur dan lepas landas dengan saat kecelakaan terjadi. Wajar untuk berasumsi bahwa ada yang salah dengan sangat cepat karena pesawat itu baru saja lepas landas,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengurus Katar Kecamatan Nanggung ada Himbauan nih Buat PKT Desa, Wajib Baca!!

Tim penyelidik dari ATSB yang berasal dari Canberra dan Melbourne telah dikerahkan dan dijadwalkan tiba di lokasi pada Sabtu sore. Mitchell menambahkan bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan.

“Butuh waktu cukup lama bagi kami untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang apa yang salah,” ujarnya.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com