Detik-Detik Motor Pasutri Lolos Rem di Pabangbon, Tabrak Tugu Batu dan Terpental!

0
Detik-detik kecelakaan di Pabangbon
Korban meninggal dunia lakalantas di Pabangbon, Leuwiliang tengah di evakuasi menggunakan ambulans. Foto (Andres/Narasitoday.com).

NARASITODAY.COM, BOGORKecelakaan tragis terjadi di jalur wisata Pabangbon, tepatnya di Kampung Nangela Kaum, Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Senin (13/10/2025) pagi.

Sebuah sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi F 6286 FHF yang ditumpangi pasangan suami istri (pasutri) mengalami kecelakaan tunggal setelah lolos rem di turunan tajam yang masuk wilayah Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung.

Motor yang melaju dari arah Desa Bantarkaret menuju Desa Pabangbon itu kehilangan kendali hingga menabrak tugu batu di sisi kanan jalan.

Baca Juga :  Waspada Kemarau Lebih Kering, BMKG Prediksi El Nino Mulai Membayangi Semester II-2026

Akibat benturan keras, penumpang perempuan terpental beberapa meter dan mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuh. Sementara pengemudi yang merupakan suaminya diduga tewas di tempat.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.04 WIB itu sempat terekam kamera CCTV. Dalam rekaman, sepeda motor terlihat melaju kencang menuruni jalan sebelum akhirnya menabrak tugu batu dengan keras.

Baca Juga :  Warga Geger Temuan Korban Luka Bacok di Kontrakan Leuwisadeng

Salah satu warga, Soleh, menuturkan bahwa kecelakaan diduga kuat akibat rem motor yang tidak berfungsi dengan baik.

“Diduga lolos rem, kejadiannya tadi sekitar pukul 10.04 WIB. Pengemudi kepalanya terbentur batu, sementara istrinya terpental dan kritis,” ungkapnya.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD R. Moh. Noh Nur (Dulu RSUD Leuwiliang) untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Kebakaran Kecil Melanda Pasar Ciampea Endah

Dari kartu identitas yang ditemukan, diketahui bahwa korban perempuan merupakan Ketua Pokja 2 TP PKK Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya, kami sudah menerjunkan anggota dan berkoordinasi dengan Polsek Leuwiliang, karena TKP berada di perbatasan antara Desa Bantarkaret, Nanggung, dan Desa Pabangbon, Leuwiliang,” tukasnya.***

Wartawan : Andreas