NARASITODAY.COM, JAKARTA – Kanker menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Menurut WHO, sekitar 9,6 juta orang meninggal akibat kanker pada 2018, atau setara satu dari enam kematian global. Jumlah kasus baru pun diperkirakan akan meningkat pesat, mencapai 35 juta pada 2050.
Deteksi dini menjadi kunci agar pengobatan lebih efektif. Namun, tanda awal kanker sering sulit dikenali karena mirip dengan gangguan kesehatan sehari-hari. Berikut beberapa perubahan tubuh yang sebaiknya tidak diabaikan:
- Perubahan kebiasaan buang air besar
Diare, sembelit, atau kesulitan buang air besar selama dua bulan atau lebih bisa jadi tanda kanker usus besar. Pendarahan rektum atau rasa tidak nyaman di perut juga patut diperhatikan. - Kelelahan ekstrem
Merasa sangat lelah meski sudah cukup istirahat bisa menjadi sinyal kanker, termasuk kanker usus besar. - Penurunan berat badan tanpa sebab
Jika berat badan turun lebih dari 10 persen tanpa diet atau olahraga, ini bisa berkaitan dengan kanker pada sistem pencernaan. - Pendarahan rektum
Darah pada feses tidak selalu disebabkan pola makan. Bisa menjadi tanda awal kanker kolorektal, jadi jangan menunggu terlalu lama untuk memeriksakan diri. - Nyeri perut yang menetap
Nyeri atau kembung yang tak kunjung hilang dapat mengindikasikan kanker lambung atau usus besar. - Batuk berkepanjangan
Batuk yang berlangsung lebih dari delapan minggu atau disertai suara serak bisa menjadi tanda kanker paru-paru. - Perubahan pada kulit atau tahi lalat
Tahi lalat yang berubah bentuk, warna, atau ukuran, serta luka yang tak sembuh-sembuh, bisa menandakan kanker kulit seperti melanoma. - Nyeri tanpa sebab jelas
Rasa sakit yang terus-menerus tanpa alasan bisa menjadi peringatan dini kanker. - Benjolan pada payudara
Benjolan adalah tanda paling umum kanker payudara. Meski sebagian besar jinak, pemeriksaan medis tetap penting untuk memastikan kondisi.
Kapan sebaiknya ke dokter?
Tidak semua gejala di atas berarti kanker, tetapi jika perubahan tubuh berlangsung lama atau semakin parah, konsultasikan segera dengan dokter. Diagnosis dini meningkatkan peluang kesembuhan dan bisa menyelamatkan nyawa.
Editor : Mutiara
Sumber : tabloidbintang.com













