NARASITODAY.COM, JAKARTA – Indonesia kembali diingatkan akan potensi aktivitas seismik tinggi di sejumlah wilayah. Berdasarkan penelitian terbaru yang dikompilasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ditemukan bahwa terdapat banyak daerah yang berpotensi mengalami gempa bumi megathrust, yaitu gempa besar akibat pergeseran lempeng tektonik di zona subduksi.
Dalam laporan tersebut, BMKG memetakan bahwa sebagian besar potensi gempa megathrust berada di sepanjang Pulau Sumatra, beberapa titik di wilayah selatan Jawa, serta cukup banyak di Indonesia bagian timur yang dikenal aktif secara tektonik.
Temuan ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi.
“Peta sebaran gempa tidak boleh diartikan secara sederhana,” ujar Nuraini Rahma Hanifa, Peneliti Ahli dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN. “Data ini bukan untuk menimbulkan kekhawatiran, melainkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.”
BMKG menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan rawan gempa. Langkah seperti mengenali jalur evakuasi, menyiapkan tas darurat, serta memperkuat struktur bangunan dinilai sangat penting dilakukan sejak dini.
Dengan posisi geografis Indonesia yang berada di antara tiga lempeng besar dunia — Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik — aktivitas seismik memang tak bisa dihindari. Namun, dengan kesiapsiagaan dan kesadaran publik yang lebih baik, dampak gempa besar dapat diminimalisasi. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : BeritaSatu,com














