NARASITODAY.COM, JAKARTA – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Arequipa, Peru bagian Selatan, ketika sebuah bus dilaporkan terguling dan terjun ke jurang sedalam 200 meter setelah bertabrakan dengan truk pikap di sebuah tikungan. Insiden yang terjadi pada Rabu dini hari (waktu setempat) ini mengakibatkan 37 orang tewas dan 24 orang lainnya menderita luka-luka.
Kecelakaan terjadi di ruas jalan raya Panamericana Sur yang menjadi jalur penghubung antara Peru dan Chili. Bus milik perusahaan Llamosas tersebut membawa lebih dari 60 penumpang, termasuk sejumlah anak-anak dan lansia, dan sedang dalam perjalanan menuju Arequipa dari Chala, sebuah kota di provinsi Caraveli. Diperkirakan jumlah korban tewas masih dapat bertambah mengingat banyaknya korban yang mengalami luka serius.
“Bus itu terguling menuruni jurang dan berakhir di tepi sungai,”
Juru bicara pemadam kebakaran, Jack Paez, menjelaskan tantangan penyelamatan:
“Medan yang berbatu menghambat upaya penyelamatan yang melibatkan sekitar 30 petugas polisi dan petugas pemadam kebakaran,”
Dalam pembaruan laporan, disebutkan bahwa jenazah korban berjejer di tepi sungai, dan seorang pendeta di lokasi tersebut membacakan doa. Kesedihan mendalam dirasakan oleh kerabat korban.
“Saya memohon keadilan, agar hukum ditegakkan sepenuhnya kepada pengemudi truk yang diduga menyebabkan kecelakaan itu,” ujar seorang kerabat yang berduka yang kehilangan ayah dan saudara laki-lakinya kepada media lokal.
Presiden Jose Jeri menyampaikan belasungkawa di media sosial X kepada mereka yang terdampak. Sementara itu, sopir truk yang selamat telah ditahan setelah menjalani tes alkohol, sedangkan sopir bus dinyatakan tewas.
Kecelakaan lalu lintas yang mematikan memang sering terjadi di Peru, yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti mengebut, mengemudi dalam keadaan mabuk, buruknya kondisi jalan dan rambu, serta lemahnya penegakan hukum. Topografi pegunungan negara tersebut juga menambah tingkat bahaya berkendara. Sebagai perbandingan, tahun lalu tercatat 3.173 kematian di jalan raya Peru.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com














