NARASITODAY.COM, BOGOR- Banjir kembali menerjang wilayah Patung Kuda, Kampung Darussalam, RT 03 RW 10, Desa Pasir Jambu, Sukaraja, Kabupaten Bogor. di sepanjang Jalan Raya Pemda setelah Sungai Cibalogo meluap pada Sabtu sore (5/11/25).
Debit air meningkat tajam dan tanggul pembatas sungai jebol, membuat air langsung masuk ke permukiman warga.
Akibatnya, 15 rumah warga rusak dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda. Kerugian material masih dihitung dan belum bisa dipastikan totalnya.
Ketua DPD Perhimpunan Penjahit Indonesia Raya (PIR) Kabupaten Bogor, Fadli Romadhona, menyampaikan rasa prihatin dan berharap pemerintah bergerak cepat menangani situasi ini.
“Harapan saya, banjir di Patung Kuda jangan sampai terus-terusan terjadi. Pemerintah Desa Pasir Jambu harus cepat tanggap perbaikan drainase dan saluran air biar ke depan nggak kejadian lagi,” ujarnya.
Fadli menjelaskan bahwa derasnya volume air serta jebolnya tanggul jadi penyebab utama air tumpah ke rumah warga.
“Untuk kerugian, saya belum bisa pastikan karena masih didata,” katanya.
Meski diterpa musibah, Fadli mengapresiasi kekompakan warga yang saling membantu evakuasi.
“Alhamdulillah, banyak warga yang turun langsung bantu evakuasi rumah yang kena banjir,” ucapnya.
Ia juga meminta pemerintah desa segera berkoordinasi dengan Kecamatan Sukaraja untuk memastikan penanganan lebih cepat dan efektif.
“Pemerintah Desa Pasir Jambu harus langsung koordinasi dengan kecamatan supaya penanganan maksimal dan kejadian kayak gini nggak terulang,” tegasnya.
Di akhir, Fadli mengajak semua pihak mendoakan warga terdampak supaya diberi kekuatan menghadapi musibah ini.
“Semoga warga yang kena dampak banjir karena luapan Sungai Cibalogo diberi ketabahan,” tutupnya.
Editor : Andreas














