BPBD Ingatkan Penanganan Lanjutan Usai Dapur Rumah di Bogor Dilanda Angin Kencang

0
angin kencang
Hujan deras disertai angin kencang merobohkan bagian dapur sebuah rumah di Desa Tajur, Citeureup, Bogor.Foto : Ist

NARASITODAY.COM, BOGORHujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (5/12/2025) malam menyebabkan kerusakan parah pada salah satu rumah warga. Bagian dapur rumah tersebut dilaporkan roboh akibat cuaca ekstrem.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, membenarkan insiden tersebut dan menyebut intensitas cuaca menjadi pemicunya.

Baca Juga :  Haru Suandharu Doakan Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan yang Tengah Sakit, Berharap Bisa Sehat Kembali

“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, mengakibatkan rumah pada bagian dinding dapur roboh,” kata Adam Hamdani, Sabtu (6/12/2025).

Rumah yang mengalami kerusakan sedang tersebut dihuni oleh tiga orang jiwa. Berdasarkan hasil kaji cepat di lokasi, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

“Korban terdampak berdasarkan hasil kaji cepat di lokasi yaitu satu unit rumah rusak sedang berisi tiga jiwa,” ungkap Adam.

Baca Juga :  Topan Super Bavi Melanda Pulau Sakishima dan Menyebabkan Peringatan Banjir di Jepang dan Taiwan

Setelah insiden, warga segera meminta bantuan kepada petugas BPBD untuk penanganan kebencanaan. Tim BPBD langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Kebutuhan mendesak yang disalurkan adalah terpal untuk menutup kerusakan sementara.

Meskipun demikian, Adam Hamdani menegaskan bahwa penanganan yang dilakukan BPBD hanyalah bersifat darurat. Rumah yang mengalami kerusakan saat ini masih ditempati oleh pemiliknya, sehingga membutuhkan intervensi lebih lanjut dari instansi terkait.

Baca Juga :  Satpol PP Parung Panjang Gerebek Galian Tanah Ilegal, Diduga Bocor Sebelum Razia

“Situasi akhir untuk saat ini rumah yang mengalami kerusakan masih ditempati oleh pemiliknya. Dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,” pungkasnya, menggarisbawahi perlunya perbaikan permanen untuk keselamatan warga.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com