Chiki Fawzi tunjukkan realita pilu dampak bencana di lapangan dengan mata kepala sendiri

0
Chiki Fawzi
Musisi sekaligus relawan kemanusiaan, Chiki Fawzi. Foto : jawapos.com

NARASITODAY.COM – Musisi sekaligus relawan kemanusiaan, Chiki Fawzi, putri dari pasangan Ikang Fawzi dan Marissa Haque, langsung bergerak ke lokasi bencana menyusul kabar banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Saat menjadi narasumber di Jakarta, Chiki berbagi pengalamannya tentang kondisi miris yang ia temui di lapangan, terutama di Aceh Tamiang.

Chiki menjelaskan bahwa fokus utamanya sebagai relawan adalah memberikan dukungan psikologis bagi korban. Ia bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) di Sumatera Utara.

“Jadi saya di Sumatera Utara, di Tanjung Pura, Air Hitam, Hinai, Langkat, dan dusun-dusun spesifiknya aku lupa karena gerak ya pakai mobil pickup, terus sampai dusun ini kita turun, sampai dusun ini kita turun. Sampai tempat yang rada tinggi kita bikin Posko Psychological First Aid sama teman-teman Dompet Dhuafa Volunteer, DDV,” ujar Chiki Fawzi saat ditemui di Studio Rumpi No Secret Trans TV, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga :  Dari Glastonbury ke Gateshead, The 1975 Siapkan Kejutan Album Baru

Saat berusaha menjangkau Aceh Tamiang, ia sempat terkendala oleh jalan yang longsor. Namun, ketika akhirnya berhasil masuk, Chiki terkejut melihat dampak kerusakan lingkungan yang luas.

“Emang itu kondisinya kayak tempat zombie yang… gimana ya… sangat menyedihkan. Aceh Tamiang, belum lagi Bireuen, Gayo Lues, dan lain sebagainya. Jadi ya sekarang ini masih di tahap penanganan awal dan habis itu harus menuju recovery. Wow, dampak rusaknya luar biasa. Aku melihat pakai mata sendiri,” bebernya.

Baca Juga :  Gimmick atau Asmara? Aliando Jawab Tegas Soal Hubungan dengan Richelle

Melihat kerusakan parah dan banyaknya korban jiwa, Chiki Fawzi lantas melayangkan pesan tegas kepada pemerintah. Ia mendesak para pemangku kebijakan untuk lebih kompeten dan memikirkan dampak nyata dari setiap keputusan yang mereka buat.

“Pemerintah ini PR kalian banget ya. Harap berkompeten. Sebenarnya harus ada… harusnya tuh orang-orang berkompetensi yang ada di jajaran-jajaran itu supaya bisa membuat kebijakan yang dampaknya baik bagi kemaslahatan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Bogor Turun Ke Lapangan Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Chiki juga secara emosional mengingatkan bahwa korban jiwa bukanlah sekadar angka statistik, melainkan nyawa manusia yang memiliki keluarga.

“Kalian harus lihat, itu nyawa bukan hanya statistik. Itu nyawa. Itu ibu orang lain, itu anak orang lain. Apa ya, kalian harus mungkin harus ada pengalaman langsung ya. Jadi kalau mau bikin kebijakan tuh mikirin nyawa yang akan terdampak,” pungkasnya.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com