NARASITODAY.COM, JAKARTA – Kursi kepelatihan Timnas Indonesia yang lowong tampaknya akan segera menemukan penghuninya. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan sinyal kuat bahwa pengumuman nakhoda baru Skuad Garuda hanya tinggal menghitung hari. Kabar ini membawa angin segar bagi para pecinta sepak bola tanah air yang tengah menanti sosok yang mampu melanjutkan estafet prestasi di level internasional.
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, memastikan bahwa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akan memimpin langsung pengumuman sakral tersebut.
“Saya rasa dalam waktu dekat pasti disampaikan. Kalau sudah pengumuman, nanti Pak Ketum,” ujar Arya dalam keterangannya melalui kanal YouTube Liputan6, Rabu (24/12/2025).
PSSI kali ini menerapkan strategi yang lebih hati-hati dalam urusan administrasi pelatih. Arya membeberkan bahwa kontrak yang disiapkan memiliki durasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi. Skema ini sengaja disusun agar selaras dengan sisa masa jabatan kepengurusan PSSI saat ini, yang akan berakhir dua tahun lagi.
“Dua tahun plus dua tahun. Ini kan dua tahun, kan masa jabatan kita habis dua tahun. Itu tapi mungkin lebih enam bulan, ya biasa. Kayak kemarin juga Shin Tae-yong kan begitu, lebih dari enam bulan,” tutur Arya menjelaskan teknis durasi kontrak tersebut.
Langkah ini diambil untuk menghindari polemik warisan kontrak panjang yang kerap menyulitkan kepengurusan federasi di masa depan. PSSI belajar dari pengalaman masa lalu yang sering kali diwarnai “kejutan” beban finansial atau komitmen yang belum tuntas.
“Siapa pun yang megang federasi berikutnya, kita enggak mau ada beban karena pengalaman kita dulu-dulu itu banyak banget beban-beban yang kita agak-agak surprise,” ucap Arya menambahkan.
Di tengah penantian tersebut, nama John Herdman terus berembus kencang di lingkungan federasi. Pelatih asal Inggris yang sukses membawa Kanada mentas di Piala Dunia 2022 ini dikabarkan menjadi kandidat terkuat. Menariknya, pelatih baru ini direncanakan tidak hanya memegang tim senior, tetapi juga Timnas U-23 agar terjadi kesinambungan gaya main antar-kelompok usia.
“Sama ini, kemungkinan besar begitu supaya nyambung. Tapi dia akan bawa asisten juga,” kata Arya terkait peluang pelatih baru memegang tim kelompok umur.
Meski pelatih asing tersebut akan membawa gerbong asistennya sendiri, PSSI tetap memberikan syarat adanya pendamping dari pelatih lokal. Strategi ini diharapkan menjadi sarana transfer ilmu bagi pelatih-pelatih tanah air.
“Tapi ada juga asisten dari lokal nanti. Mudah-mudahan ada lokal lagi sehingga bisa nyambung,” imbuh Arya menutup pembicaraan.
Kini, bola panas berada di tangan Erick Thohir. Publik hanya perlu bersabar sedikit lagi untuk melihat siapa sosok yang akan mengenakan polo shirt dengan lambang Garuda di dada dan memimpin perjuangan Indonesia di kancah dunia.***
Editor : Alysa
Sumber : Bola.net














