NARASITODAY.COM, PENGZE – Suasana tenang di wilayah pedesaan Kabupaten Pengze, China tenggara, berubah menjadi duka mendalam pada Selasa sore. Sebuah mobil SUV yang membawa rombongan anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) kehilangan kendali dan terperosok ke dalam kolam, mengakibatkan sedikitnya delapan orang tewas.
Hujan yang mengguyur wilayah tersebut belakangan ini diduga membuat aspal di jalur menurun itu menjadi licin dan mematikan. Kendaraan yang mengangkut nyawa-nyawa mungil tersebut tak kuasa menahan laju hingga akhirnya terperosok ke air.
Media pemerintah melaporkan pada Rabu (24/12/2025) bahwa insiden ini terjadi di lokasi yang berjarak sekitar 480 kilometer di sebelah barat Shanghai. Mobil yang terlibat merupakan kendaraan kapasitas tujuh penumpang yang setiap harinya menjadi tumpuan transportasi bagi siswa sekolah setempat.
“SUV tujuh tempat duduk itu biasanya digunakan untuk mengangkut anak-anak yang bersekolah di taman kanak-kanak swasta di daerah tersebut,” lapor People’s Daily Press.
Meski detail resmi mengenai identitas seluruh korban belum dirilis sepenuhnya, pihak berwenang mengonfirmasi skala tragedi ini. “Beberapa anak dari taman kanak-kanak berada di dalam kendaraan pada saat kecelakaan,” tambah laporan tersebut. “Setidaknya delapan orang tewas, termasuk anak-anak.”
Pihak kepolisian mengidentifikasi pengemudi sebagai seorang wanita berusia 49 tahun bermarga Luo. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk menentukan apakah ada faktor kelalaian atau murni kegagalan teknis akibat kondisi cuaca.
Di tengah evakuasi yang memilukan, kesaksian warga sekitar mulai bermunculan, menggambarkan kepedihan para orang tua yang kehilangan buah hati mereka dalam sekejap. Salah seorang penduduk desa setempat mengungkapkan dengan penuh duka bahwa anak temannya yang baru berusia empat tahun termasuk di antara para korban yang tak tertolong.
Tragedi ini kembali menyoroti standar keselamatan transportasi sekolah di wilayah pedesaan China, terutama penggunaan kendaraan pribadi untuk antar-jemput massal di medan yang sulit.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com














