Gisella Anastasia Rayakan Natal dengan Sederhana, Maknai Esensi Syukur dan Keluarga

0
Gisella Anastasia
Gisella Anastasia. Foto : voi.id

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Di balik gemerlap panggung hiburan yang melambungkan namanya, Gisella Anastasia memilih untuk merayakan Natal tahun ini dengan cara yang jauh dari kesan glamor. Baginya, momen kelahiran Yesus Kristus kali ini menjadi waktu yang sangat emosional untuk menanggalkan atribut kemewahan dan kembali ke esensi syukur yang mendalam.

Bagi ibu satu anak ini, Natal bukan lagi soal pesta pora atau hiasan mahal yang memenuhi sudut rumah, melainkan sebuah titik balik untuk merenungi napas kehidupan yang telah ia jalani.

Saat ditemui di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Gisel berbagi pandangannya mengenai perubahan makna Natal yang ia rasakan seiring berjalannya waktu. Ia menekankan pentingnya refleksi diri atas keselamatan yang telah ia terima.

Baca Juga :  Series “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” Angkat Kisah Nyata Kenneth Trevi yang Penuh Haru

“Sekarang makin paham kalau sebenarnya intinya tuh waktunya untuk bersyukur, bersukacita,” kata Gisel, kemarin.

Bagi mantan istri Gading Marten ini, perayaan Natal menjadi momen krusial untuk memperbaiki kualitas diri di masa depan. “Jadi saatnya untuk bersyukur dan malah jadi berbenah diri lagi. Supaya apa yang sudah diselamatkan kita nggak sia-sia, bisa terus berbuat yang baik,” tuturnya lembut.

Mengenai detail perayaan tahun ini, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat tersebut mengaku tidak menyiapkan tema khusus. Alih-alih menggelar pesta di tempat elit, ia memilih menempuh perjalanan menuju Bekasi untuk berkumpul bersama keluarga besar di rumah kakek dan neneknya.

Baca Juga :  Harry Bangun Hidup Baru di Amerika, Jarak dengan William dan Kerajaan Makin Jauh

“Kita tuh nggak pernah punya perayaan khusus yang gimana-gimana banget kalau lagi Natal. Soalnya paling kita kumpul ke rumah kakek-nenek gitu, jadi gabung di Bekasi,” terang Gisel. Kesederhanaan tradisi ini justru dianggapnya sebagai cara terbaik untuk mempererat ikatan silaturahmi yang sering tergerus oleh kesibukan kerja.

Tahun 2025 di mata Gisel adalah sebuah perjalanan yang penuh dengan dinamika. Meskipun diterpa berbagai ujian dan situasi naik-turun, ia merasa bangga karena mampu bertahan dan terus melangkah maju.

Baca Juga :  Meski Sibuk Sarwendah Tetap Prioritaskan Quality Time dengan Ketiga Anaknya

“Surprisingly, we all survived 2025. Itu kabar baik ya, karena lumayan 2025 berasa cepat dan lumayan banyak sekali yang terjadi, naik turunnya. Tapi kan kayaknya setiap hari, setiap tahun punya highlight-nya masing-masing,” pungkasnya menutup pembicaraan.

Melalui Natal yang sederhana ini, Gisel seolah ingin menyampaikan pesan bahwa kebahagiaan sejati tidak ditemukan dalam kemeriahan duniawi, melainkan dalam ketenangan hati dan kehangatan keluarga.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com