Absennya Mbappe dan Kepergian Endrick Jadi Tantangan Baru Madrid di Awal 2026

0
Madrid
Kylian Mbappe.Foto : mashable.com

NARASITODAY.COM, MADRID – Ruang ganti Real Madrid tengah diuji oleh takdir yang kurang beruntung di awal tahun 2026. Cedera lutut kiri yang membekap sang megabintang, Kylian Mbappe, pada pengujung 2025 lalu kini meninggalkan lubang besar di lini depan Los Blancos. Di tengah absennya sang juru gedor utama, publik mulai mempertanyakan keputusan berani klub melepas talenta muda, Endrick, ke Prancis.

Mbappe diprediksi harus menepi selama tiga pekan, sebuah masa krusial yang memaksa pelatih Xabi Alonso memutar otak demi menjaga ketajaman serangan timnya.

Dengan absennya Mbappe, pilihan murni untuk posisi “nomor sembilan” kini praktis hanya menyisakan nama pemain muda Gonzalo Garcia. Meski Alonso masih memiliki opsi fleksibel seperti Vinicius Junior dan Rodrygo Goes yang sesekali bisa digeser ke tengah, perginya Endrick ke Olympique Lyon dengan status pinjaman tetap memicu perdebatan panas di kalangan Madridista.

Baca Juga :  Lawan Berat Menanti! Indonesia dan Thailand Bakal Adu Strategi di Semifinal Senayan

Namun, di tengah tekanan opini publik, Xabi Alonso tetap tegak pada pendiriannya. Baginya, strategi klub tidak boleh goyah hanya karena situasi darurat jangka pendek.

“Kami harus fokus tidak hanya ke jangka pendek, tapi juga jangka menengah dan kapan negosiasinya berlangsung,” ujar Alonso seperti dilansir dari Football Espana.

Baca Juga :  Sisa Tiga Wakil di Singapore Open 2026, Alwi Farhan Siap Tantang Ranking Satu Dunia

Alonso menegaskan bahwa keputusan meminjamkan pemain berusia 19 tahun itu sudah melalui pertimbangan matang yang tidak bisa diganggu gugat lagi.

“Keputusannya sudah diambil dan tidak bisa ditarik kembali. Kami akan menghadapi Piala Super Spanyol dengan keyakinan besar kepada pemain-pemain yang kami miliki,” tegas pelatih asal Spanyol tersebut.

Bagi Alonso, membiarkan Endrick mencicipi kerasnya kompetisi Liga Prancis adalah bagian dari rencana besar evolusi sang pemain. Ia melihat pengalaman bermain reguler di Lyon jauh lebih berharga daripada sekadar menjadi pelapis darurat di Santiago Bernabeu.

Baca Juga :  Real Madrid Tekuk 10 Pemain Rayo Vallecano, Mbappe Jadi Penentu Kemenangan

Endrick, di titik ini dalam kariernya, perlu bermain, dan saya paham kenapa dia mengambil keputusan itu dan kenapa klub menginvestasikan perkembangan dan pengalamannya di liga seperti Liga Prancis. Real Madrid bekerja dengan baik soal pemain yang meninggalkan tim untuk berkembang dan kemudian kembali,” jelas Alonso.

Kini, ujian sesungguhnya bagi Alonso dan skuatnya akan tersaji di ajang Piala Super Spanyol. Tanpa Mbappe dan tanpa Endrick, Real Madrid harus membuktikan bahwa sistem permainan mereka jauh lebih besar daripada sekadar nama-nama individu di lini serang.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com