
NARASITODAY.COM, BOGOR – Hujan deras yang mengguyur kawasan Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak dini hari, memicu terjadinya tanah longsor di Jalan Raya Mayor Oking yang menghubungkan Citeureup dengan Kecamatan Cibinong, Senin (11/1/2026) pagi.
Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin, menyebut intensitas hujan tinggi menjadi penyebab utama longsor.
“Disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang cukup lama di wilayah tersebut, sehingga mengakibatkan tanah longsor dan pohon tumbang,” kata Jalaluddin.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Material longsoran menutup sebagian badan jalan sehingga kendaraan tidak bisa melintas.
“Fasilitas terdampak yaitu sebagian Jalan Raya Mayor Oking tertutup material longsoran,” ungkap Jalaluddin.
Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD. Petugas kemudian bergerak cepat melakukan evakuasi material.
BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak dalam peristiwa ini.
“Korban jiwa dan korban terdampak nihil,” tuturnya.
Saat ini, jalur sudah kembali normal dan kendaraan bisa melintas. Namun BPBD menegaskan perlu ada penanganan lanjutan dari dinas terkait untuk memastikan keamanan jalan.
“Analisa petugas, perlu penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,” pungkas Jalaluddin.
Longsor di Citeureup menjadi pengingat betapa rentannya wilayah Bogor terhadap bencana hidrometeorologi. Jalan Raya Mayor Oking yang menjadi jalur vital penghubung antar-kecamatan sempat lumpuh sesaat, menimbulkan kepanikan warga yang hendak beraktivitas pagi.
Meski situasi kini terkendali, bekas material longsoran dan pohon tumbang masih terlihat di sekitar lokasi. Bagi warga, peristiwa ini bukan sekadar hambatan perjalanan, melainkan juga alarm kewaspadaan menghadapi musim hujan yang kerap membawa ancaman banjir dan longsor di kawasan perbukitan Bogor.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













