WNI Kezia Syifa Jalani Proses Pindah Kewarganegaraan untuk Bergabung dengan Army National Guard AS

0
WNI
Kezia Syifa WNI yang Menjadi Tentara Amerika Serikat.Foto : metropolitan.id

NARASITODAY.COM, MARYLAND – Seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI), Kezia Syifa, tengah menjalani proses pindah kewarganegaraan untuk bergabung dengan Army National Guard (Garda Nasional AS) di Maryland, Amerika Serikat.

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @bunda_kesidaa, Syifa terlihat mengenakan seragam cokelat bertuliskan “US Army” di bagian kiri, menandakan statusnya sebagai anggota Angkatan Darat AS.

CNNIndonesia.com mewawancarai ibunda Syifa, Safitri, yang menegaskan bahwa putrinya mengikuti prosedur hukum baik di Indonesia maupun di Amerika. “Syifa sendiri dia tidak ada masalah karena Syifa memang mengikuti hukum yang berlaku, karena hukum yang kita ikuti itu sesuai dengan hukum yang ada di Indonesia maupun yang ada di Amerika,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga :  Merah Putih di Hati, Empat Pemain Belanda Bersiap Ukir Sejarah di Timnas Putri

Safitri menambahkan, “Jadi kita jalani proses sesuai hukum, untuk saat ini Syifa tidak merasa berat atau tidak ada masalah (harus melepas status WNI).”

Safitri menjelaskan bahwa saat mendaftar di Army National Guard, Syifa masih berstatus WNI dengan identitas Green Card atau permanent resident. “Setelah dinyatakan lulus dalam tes pendaftaran Army nanti setelah proses yang diberikan dari tentara Amerika setempat maka secara otomatis Syifa akan mulai pindah warga negara menjadi negara Amerika,” katanya.

Saat ini, Syifa masih menjalani tahap pendidikan sebagai anggota Army National Guard. “Untuk saat ini, yang saya ketahui, masih proses pindah kewarganegaraan,” tambah Safitri.

Baca Juga :  Wakil Menteri Perdagangan Paul Dabbar Pimpin Negosiasi Investasi Komputasi Kuantum

Menurut Safitri, ketertarikan Syifa bergabung dengan militer AS muncul setelah ia menyelesaikan pendidikan sekolah di Amerika sejak 2023. Setelah lulus pada 2025, Syifa ingin melanjutkan pendidikan dan karier yang membuatnya mandiri, bertanggung jawab, serta membanggakan orang tua.

“Syifa tertarik bergabung dengan Army National Guard di Maryland itu karena Syifa telah bersekolah di Amerika sejak tahun 2023 dan lulus di tahun 2025. Setelah lulus sekolah, dia ingin melanjutkan pendidikan dan kariernya,” jelas Safitri.

Baca Juga :  Terimbas Gejolak Timur Tengah, Cathay Pacific Pangkas Jadwal Penerbangan hingga Juni 2026

“Dia ingin pendidikan yang bisa membuatnya mandiri dan bertanggung jawab pada diri sendiri serta ingin membanggakan orang tua. Dia berkeinginan untuk masuk ke dalam militer tentara di AS lebih tepatnya ikut Army National Guard di Maryland,” tambahnya.

Safitri mengakui sempat khawatir dengan pilihan putrinya. Namun, kekhawatiran itu berkurang setelah mengetahui posisi Syifa berada di bidang administrasi dan logistik. “Awalnya memang ada rasa kekhawatiran dan cemas, tapi setelah kita mencari informasi dari beberapa kalangan, dan yang kita ketahui tentang army di sini itu ternyata tidak dikhawatirkan seperti yang kita dibayangkan,” ujarnya.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com