NARASITODAY.COM, BOGOR – Suasana tenang di Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Senin (6/4/2026). Seorang pria berinisial I (34) ditemukan meninggal dunia secara mendadak saat hendak bersantap di sebuah warung soto setempat.
Peristiwa yang mengejutkan warga dan pedagang soto tersebut terjadi begitu cepat. Korban yang baru saja memesan makanan, tiba-tiba ambruk sebelum sempat menyentuh hidangan yang dipesannya.
Kapolsek Tamansari, Iptu Azis Hidayat, mengonfirmasi kejadian tersebut setelah mendapatkan laporan dari saksi mata di lokasi.
“Telah terjadi orang meninggal dunia yang diketahui pertama kali oleh pedagang soto,” kata Azis dalam keterangan resminya, Selasa (7/4/2026).
Serangan Jantung yang Tak Terduga
Menurut keterangan kepolisian, korban datang ke warung layaknya pelanggan biasa. Namun, takdir berkata lain. Setelah soto disajikan di meja, kondisi kesehatan pria tersebut menurun drastis dalam hitungan detik. Ia diduga mengalami serangan jantung fatal yang membuatnya langsung tak sadarkan diri di tempat duduknya.
“Akan tetapi makanan soto tersebut belum sempat dimakan oleh korban, korban sudah terjatuh diduga sakit terkena serangan jantung,” beber Azis menjelaskan kronologi kejadian.
Pedagang soto yang panik melihat pelanggannya tergeletak segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan insiden tersebut ke Polsek Tamansari. Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan situasi.
Pihak Keluarga Ikhlaskan Kepergian
Polisi segera bergerak menghubungi pihak keluarga korban untuk menginformasikan kabar duka tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi dan koordinasi dengan pihak keluarga, diputuskan bahwa jenazah tidak akan divisum lebih lanjut.
Keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak prosedur autopsi. Mereka memilih untuk segera membawa jenazah pria berusia 34 tahun tersebut ke rumah duka untuk proses pemakaman secara layak.
“Keluarga korban bahwa keberatan untuk dilakukan autopsi,” pungkas Iptu Azis.
Kini, warung soto yang menjadi saksi bisu detik-detik terakhir hidup korban telah kembali tenang, sementara kepolisian memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam peristiwa malang tersebut.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














