
NARASITODAY.COM, JAKARTA – ,BPJS Kesehatan menargetkan seluruh warga Indonesia telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada tahun 2030. Target ambisius ini disampaikan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, seiring capaian kepesertaan JKN yang kini sudah mendekati menyeluruh.
Hingga Desember 2025, jumlah peserta JKN tercatat mencapai 282,7 juta jiwa, atau sekitar 98,62 persen dari total penduduk Indonesia. Meski begitu, tingkat kepesertaan aktif masih berada di angka 81,45 persen, sehingga diperlukan berbagai strategi lanjutan agar seluruh masyarakat benar-benar terlindungi jaminan kesehatan.
Untuk mengejar target tersebut, BPJS Kesehatan memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk bekerja sama dengan Kementerian Desa melalui pendekatan langsung ke masyarakat. Upaya ini dilakukan dengan mendatangi rumah warga untuk memastikan kepesertaan JKN sekaligus membantu proses pendaftaran bagi yang belum terdaftar.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga menerapkan kebijakan penghapusan iuran bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki tunggakan berat. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat prinsip keadilan sosial dalam sistem JKN.
Program JKN Indonesia sendiri disebut menjadi salah satu rujukan global karena mampu mencapai cakupan peserta yang sangat tinggi. Tak sedikit negara lain yang datang untuk mempelajari sistem dan strategi pelaksanaan jaminan kesehatan nasional di Indonesia. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : detikHealth












