
NARASITODAY.COM, JAKARTA – Gemuruh teriakan suporter sempat memecah keheningan Indonesia Arena saat Mochammad Iqbal Iskandar dan kawan-kawan menggilas Korea Selatan 5-0 pada laga pembuka Piala Asia Futsal 2026, Selasa (27/1/2026). Namun, di balik kemenangan telak tersebut, ada ganjalan yang dirasakan sang juru taktik, Hector Souto.
Meski papan skor menunjukkan dominasi mutlak Tim Garuda, tribun stadion megah di kawasan Senayan itu tampak masih menyisakan banyak ruang kosong. Berdasarkan pengumuman resmi panitia, laga tersebut “hanya” disaksikan oleh 6.330 penonton angka yang bahkan tidak mencapai setengah dari kapasitas total Indonesia Arena yang menyentuh 16 ribu kursi.
Pelatih asal Spanyol tersebut secara terbuka berharap ada gelombang dukungan yang lebih masif untuk membakar semangat anak asuhnya yang mulai terkuras secara fisik.
“Jika kita membuat Indonesia Arena penuh, itu akan sangat baik bagi kami karena setelah pertandingan ini para pemain sangat lelah, sangat-sangat lelah,” ujar Hector Souto saat memberikan keterangan pers seusai laga.
Menurut Souto, kehadiran suporter bukan sekadar pelengkap, melainkan suntikan energi bagi para pemain yang telah memberikan segalanya di atas lapangan.
“Kami bisa merasakannya karena tentu saja mereka ingin menunjukkan yang terbaik di Indonesia Arena kepada masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Kebutuhan akan dukungan penuh publik tuan rumah menjadi semakin krusial mengingat jadwal padat yang menanti. Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan kembali turun gelanggang untuk menghadapi Kirgistan di lokasi yang sama pada Kamis (29/1/2026).
Souto memperingatkan bahwa Kirgistan bukanlah lawan yang mudah. Pemulihan fisik menjadi fokus utama sebelum melakoni laga kedua yang diprediksi bakal menguras energi lebih besar.
“Kami perlu pulih dengan cepat dan kembali untuk pertandingan berikutnya karena seperti yang Anda lihat, Kirgistan adalah tim yang sangat, sangat, sangat kuat, pemain yang sangat kuat, dan kami perlu memberikan yang terbaik di sana,” tegas pria asal Spanyol tersebut.
Setelah bersua Kirgistan, Indonesia akan menjalani laga penentuan Grup A kontra Irak pada Sabtu (31/1). Dengan peluang lolos yang terbuka lebar, atmosfer Indonesia Arena kini dinanti: apakah akan tetap “dingin” dengan ribuan kursi kosong, atau berubah menjadi neraka bagi tim lawan melalui sorak-sorai belasan ribu suporter Garuda.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com












