NARASITODAY.COM – Di antara ragam burung eksotis dunia, Gouldian Finch kerap dijuluki sebagai “burung pelangi” berkat warna bulunya yang begitu mencolok dan memikat. Burung kecil asal Australia ini memiliki kombinasi warna hijau, kuning, ungu, hingga merah terang yang membuatnya tampak seperti lukisan hidup di alam liar.
Tak hanya indah dipandang, Gouldian Finch juga menyimpan sejumlah fakta unik yang membuatnya semakin istimewa. Berikut lima fakta menarik tentang burung langka yang satu ini.
1. Memiliki Tiga Variasi Warna Kepala
Salah satu ciri paling khas dari Gouldian Finch adalah warna kepalanya yang bisa berbeda-beda. Burung ini memiliki tiga variasi utama, yaitu kepala merah, hitam, dan kuning (oranye).
Uniknya, perbedaan warna ini bukan sekadar variasi estetika, tetapi berkaitan dengan faktor genetik dan perilaku sosialnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa warna kepala dapat memengaruhi dominasi dan pola interaksi antarburung dalam satu kelompok.
2. Dijuluki “Burung Pelangi” Dunia
Gouldian Finch (Erythrura gouldiae) disebut sebagai salah satu burung dengan warna paling spektakuler di dunia. Tubuhnya dihiasi dada ungu cerah, perut kuning, punggung hijau, serta ekor kebiruan.
Warna-warna mencolok ini membuatnya sangat populer di kalangan pecinta burung hias. Namun di alam liar, warna tersebut juga berfungsi dalam proses menarik pasangan saat musim kawin.
3. Berasal dari Australia Utara
Habitat asli Gouldian Finch berada di wilayah sabana tropis Australia bagian utara, khususnya di Northern Territory, Kimberley (Australia Barat), dan Queensland.
Mereka biasanya hidup di area terbuka dengan pepohonan jarang dan dekat sumber air. Burung ini hidup berkelompok dan sering terlihat terbang bersama dalam kawanan kecil.
4. Populasinya Pernah Terancam
Meski populer di penangkaran, populasi Gouldian Finch di alam liar sempat mengalami penurunan signifikan akibat perubahan habitat, kebakaran lahan, serta penyakit.
Status konservasinya pernah masuk kategori terancam di Australia. Upaya pelestarian, perlindungan habitat, serta program penangkaran kini terus dilakukan untuk menjaga kelangsungan spesies ini.
5. Memiliki Perilaku Unik Saat Berkembang Biak
Saat musim kawin, jantan akan menari dan memamerkan warna bulunya untuk menarik perhatian betina. Mereka biasanya bersarang di lubang pohon dan bertelur sekitar 4–8 butir dalam satu periode.
Menariknya, dalam beberapa kasus, induk Gouldian Finch dapat meninggalkan sarangnya jika merasa terganggu atau terancam. Karena itu, burung ini dikenal cukup sensitif terhadap perubahan lingkungan.
Keberadaan Gouldian Finch bukan hanya memperkaya keanekaragaman hayati dunia, tetapi juga menjadi simbol pentingnya menjaga habitat alami satwa liar.
Di balik tampilannya yang memukau, burung ini mengingatkan kita bahwa keindahan alam membutuhkan perlindungan dan perhatian serius agar tidak hanya menjadi cerita di masa depan.
Dengan warna bak pelangi dan pesona yang memikat, Gouldian Finch tetap menjadi salah satu burung paling menawan sekaligus langka di dunia.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














