Hindari Tabrakan di Jalur Turunan Puncak, Truk Bermuatan Terbalik Usai Hantam Pagar Vila

0
Jalur
Ilustrasi kaca mobil pecah.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, BOGOR – Kesunyian pagi di kawasan sejuk Jalur Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendadak pecah oleh suara benturan keras pada Kamis (9/7/2026). Sebuah truk hilang kendali dan berakhir dalam posisi terbalik setelah terpaksa menghantam pagar pembatas sebuah vila demi menghindari tabrakan beruntun.

Insiden menegangkan yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB ini bermula ketika truk tersebut tengah melaju di jalur yang dikenal rawan. Beruntung, manuver penyelamatan yang dilakukan sang sopir berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa di jalur wisata utama tersebut.

Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, memaparkan kronologi awal runtutan peristiwa sebelum kendaraan besar tersebut kehilangan keseimbangannya di aspal.

Baca Juga :  Bantu Korban Banjir, KNPI Cigudeg Distribusikan Sembako dan Alat Sekolah

“Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, kendaraan truk yang dikemudikan oleh DM bergerak dari arah Puncak menuju Gadog,” kata Ipda Ares Rahman saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026).

Refleks Cepat Menghindari Musibah yang Lebih Besar

Saat peristiwa itu terjadi, kondisi cuaca di kawasan Puncak sebenarnya sangat cerah dengan jarak pandang yang baik. Namun, kontur geografis jalanan yang berupa turunan curam dan panjang menjadi tantangan tersendiri bagi kendaraan bertubuh bongsor.

Petaka muncul ketika sebuah mobil minibus di depan truk mendadak menginjak pedal rem secara tiba-tiba. Dalam hitungan detik yang krusial, sopir truk berinisial DM harus mengambil keputusan cepat antara menghantam bagian belakang minibus atau membuang setir ke sisi jalan.

Baca Juga :  Picu Kejadian Bencana Besar, Komisi IV DPRD Jabar Samsul Hidayat Desak Proyek PT Jaswita Puncak Ditutup Permanen

“Pada saat di tempat kejadian perkara (TKP), (truk) bergerak ke kiri jalan menghindari kendaraan minibus yang tiba-tiba mengerem searah di depannya,” jelas Ares.

Posisi Ban Berada di Atas

Pilihan sulit itu memaksa truk keluar dari badan jalan dan menghantam tembok pagar kokoh milik sebuah vila di tepi jalur Puncak. Benturan yang teramat keras dipadu dengan kontur jalan yang miring membuat truk tersebut langsung terjungkir ke aspal, sementara minibus yang memicu insiden tersebut langsung melanjutkan perjalanannya begitu saja.

Baca Juga :  Muscam Tanpa Ribut, Wawan Darmawan Resmi Nahkodai KNPI Cigudeg

“Truk terbalik dengan posisi keenam ban berada di atas,” ucap Ares menggambarkan kondisi dramatis kendaraan pasca-kecelakaan.

Meskipun bodi truk mengalami kerusakan cukup parah akibat posisi terbalik yang ekstrem, pihak kepolisian memastikan sang sopir selamat dari maut. Guna mengevakuasi bangkai truk, petugas harus mengerahkan bantuan agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di jalur Puncak.

“Ares mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Kerugian materi yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp 10 juta,” pungkasnya menutup laporan kecelakaan tunggal tersebut.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com