7 Alasan Kenapa Perut Cepat Kenyang saat Berbuka Puasa

0
ilustrasi kenyang (freepik.com/benzoix)

NARASITODAY.COM , JAKARTA – Azan Maghrib akhirnya berkumandang. Setelah seharian menahan lapar dan haus, banyak orang membayangkan momen berbuka dengan porsi besar dan rasa puas. Tapi kenyataannya, baru beberapa suap saja, perut sudah terasa penuh.

Fenomena ini ternyata cukup umum terjadi saat puasa. Bukan karena “mata lebih lapar dari perut”, melainkan karena tubuh punya cara sendiri untuk mengatur rasa lapar dan kenyang setelah lama tidak menerima asupan. Berikut beberapa alasannya.

Seharian berpuasa membuat hormon lapar, seperti grelin, berada di level tinggi. Namun, begitu makanan masuk, kadar hormon ini bisa turun cukup cepat. Penurunan tersebut langsung mengirim sinyal ke otak bahwa tubuh sudah mendapat energi, sehingga rasa lapar mereda lebih awal.

Baca Juga :  5 Tips Anti Gagal Membuat Bolu Kurma, Takjil Manis Favorit Saat Ramadan

Selain itu, saat makanan mencapai usus, tubuh akan melepaskan hormon-hormon kenyang. Hormon ini membantu memperlambat proses pencernaan dan membuat perut terasa penuh lebih lama. Karena tubuh baru saja “istirahat” dari proses makan, respons hormon ini bisa terasa lebih kuat dibanding hari biasa.

Baca Juga :  Adem di Rumah dengan 5 Tanaman Penyerap Panas Andal untuk Ruangan

Lambung yang kosong selama berjam-jam juga menjadi lebih sensitif. Volume makanan yang sebenarnya tidak terlalu banyak bisa langsung memicu sinyal kenyang ke otak. Ditambah lagi, kebiasaan berbuka dengan minuman manis atau kurma dapat memicu lonjakan gula darah yang memberi sensasi “cukup” dengan cepat.

Faktor cairan juga berperan. Setelah seharian tidak minum, tubuh cenderung mengalami dehidrasi ringan. Saat berbuka, asupan air yang cukup langsung memberi efek penuh di lambung, sehingga rasa kenyang muncul lebih cepat.

Baca Juga :  Citarasa Baru di Meja Belajar, Tips Mengemas Resep Jumeokbap yang Lezat

Tak kalah penting, ada faktor psikologis. Setelah menahan diri seharian, momen berbuka memberi rasa lega dan puas. Sistem reward di otak ikut aktif, membuat tubuh merasa kebutuhan sudah terpenuhi, meski porsi makan belum banyak.

Jadi, cepat kenyang saat berbuka sebenarnya adalah respons alami tubuh. Untuk menyiasatinya, kamu bisa mulai berbuka dengan porsi kecil, makan perlahan, dan memberi jeda beberapa menit sebelum menambah makanan. Dengan begitu, tubuh punya waktu menyesuaikan diri tanpa membuat perut terasa tidak nyaman. (MG3)

 

Editor : Mutiara

Sumber : idntimes.com