NARASITODAY.COM, WASHINGTON – Presiden Donald Trump mengatakan akan memerintahkan lembaga federal mulai merilis dokumen pemerintah terkait alien dan objek terbang tak dikenal (UFO), menyusul tingginya minat publik terhadap isu tersebut.
Dalam unggahan media sosial Jumat (20/2/2026), Trump menyebut akan menginstruksikan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan instansi terkait untuk membuka arsip tersebut. Ia menyebut topik itu sebagai hal yang “sangat menarik dan penting”.
Sebelumnya, Trump tanpa menyertakan bukti menuding mantan Presiden Barack Obama telah mengungkap informasi rahasia saat berbicara soal alien di ruang publik. Trump menyatakan Obama “melakukan kesalahan besar” dengan membahas isu tersebut.
Dalam wawancara dengan podcaster Brian Tyler Cohen yang dirilis akhir pekan lalu, Obama ditanya apakah alien itu nyata.
“Mereka nyata, tetapi saya belum pernah melihatnya, dan mereka tidak disembunyikan di Area 51. Tidak ada fasilitas bawah tanah kecuali ada konspirasi besar yang disembunyikan dari presiden Amerika Serikat,” kata Obama.
Area 51, fasilitas Angkatan Udara AS di Nevada, selama bertahun-tahun menjadi bahan spekulasi teori konspirasi terkait keberadaan alien. Arsip CIA yang dirilis pada 2013 menyebut lokasi itu merupakan tempat uji coba pesawat mata-mata rahasia.
Dalam unggahan Instagram terbaru, Obama menegaskan bahwa selama masa kepresidenannya ia tidak menemukan bukti makhluk luar angkasa pernah melakukan kontak dengan manusia.
“Saya tidak melihat bukti bahwa makhluk luar angkasa telah melakukan kontak dengan kita. Sungguh!” tulis Obama, seraya menambahkan bahwa secara statistik kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi tinggi, namun peluang mereka mengunjungi Bumi kecil karena jarak yang sangat jauh.
Trump sendiri mengaku belum melihat bukti keberadaan alien.
“Saya tidak tahu apakah mereka nyata atau tidak,” ujarnya.
Latar Belakang Penyelidikan UFO
Dalam beberapa tahun terakhir, Pentagon menyelidiki laporan UFO. Pada 2022, pejabat militer senior menyatakan tidak menemukan bukti bahwa alien pernah mengunjungi atau jatuh di Bumi. Laporan Pentagon 2024 juga menyimpulkan bahwa sejak Perang Dunia II tidak ditemukan bukti teknologi luar angkasa, dan sebagian besar penampakan UFO merupakan salah identifikasi objek biasa atau fenomena alam.
Sementara itu, National Archives and Records Administration menyebutkan bahwa lembaga tersebut menyimpan berbagai arsip terkait UFO dalam sejumlah koleksi dokumen pemerintah.
Isu alien dan UFO selalu memikat imajinasi publik Amerika. Dari Area 51 hingga laporan penampakan misterius, topik ini menjadi bagian dari budaya populer sekaligus bahan perdebatan serius.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














