5 Cara Aman Menikmati Gorengan Saat Buka Puasa

0
Ilustrasi makan gorengan untuk buka puasa. Foto: dok Pinterest

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Gorengan kerap menjadi pilihan favorit saat azan Magrib berkumandang, terlebih setelah seharian menahan lapar dan haus. Aroma bakwan, risoles, hingga tahu isi yang masih hangat dan renyah memang sulit ditolak. Meski begitu, di balik kelezatannya, muncul kekhawatiran soal kandungan minyak, kalori tinggi, serta dampaknya terhadap kesehatan.

Lantas, apakah gorengan harus sepenuhnya dihindari saat buka puasa? Tidak juga. Kamu tetap bisa menikmatinya tanpa rasa bersalah selama tahu batas dan cara menyiasatinya. Berikut lima tips aman mengonsumsi gorengan saat berbuka agar tetap nikmat tanpa mengorbankan kesehatan.

1. Kendalikan porsi, jangan jadi menu utama

Menahan diri adalah kunci. Setelah berpuasa seharian, tubuh memang memerlukan energi, tetapi bukan berarti harus langsung menyantap banyak gorengan. Cukup satu atau dua potong sebagai pembuka sebelum melanjutkan ke hidangan utama yang lebih bernutrisi.

Baca Juga :  Jaga Kulitmu Cerah di Musim Panas dengan 5 Cara Atasi Hiperpigmentasi

Jika dikonsumsi berlebihan, gorengan bisa membuat perut terasa penuh, begah, dan kurang nyaman. Kandungan minyaknya yang tinggi juga berpotensi menambah asupan kalori secara signifikan.

2. Pastikan digoreng dengan minyak bersih

Kualitas minyak sangat memengaruhi dampak gorengan bagi tubuh. Minyak yang digunakan berulang kali dapat mengalami oksidasi dan menghasilkan zat kurang baik. Pilih gorengan yang dimasak dengan minyak jernih dan tidak kehitaman.

Minyak yang sudah gelap biasanya menandakan pemakaian berulang dalam suhu tinggi, yang dapat meningkatkan risiko kolesterol jahat. Lebih cermat memilih penjual bisa menjadi langkah sederhana menjaga kesehatan.

Baca Juga :  Tumpahan Minyak Kapal Karam Cemari Pantai Resor Phuket Thailand

3. Lengkapi dengan serat dan air putih

Jangan jadikan gorengan satu-satunya santapan saat berbuka. Tambahkan buah, sayur, atau makanan tinggi serat untuk membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal. Serat juga membantu mengurangi rasa enek akibat makanan berminyak.

Selain itu, cukupi kebutuhan cairan dengan air putih agar tubuh tetap terhidrasi. Hindari konsumsi minuman manis secara berlebihan karena dapat menambah kalori harian.

4. Perhatikan waktu dan cara makan

Awali berbuka dengan porsi kecil dan makan secara perlahan. Mengunyah dengan baik membantu lambung beradaptasi setelah seharian kosong. Hindari makan dalam jumlah besar sekaligus karena bisa memicu gangguan pencernaan.

Beri jeda sebelum menyantap makanan utama agar tubuh menyesuaikan diri dan kamu lebih mudah mengontrol keinginan menambah gorengan.

Baca Juga :  5 Jenis Makanan dengan Risiko Tinggi Mengandung Logam Berat Berbahaya

5. Pilih alternatif yang lebih sehat

Kini tersedia pilihan gorengan yang lebih ramah tubuh, seperti yang dimasak menggunakan air fryer atau tepung gandum utuh. Cara ini dapat mengurangi penggunaan minyak tanpa menghilangkan kerenyahannya.

Membuat sendiri di rumah juga memberi kontrol lebih terhadap bahan dan kualitas minyak. Tambahkan lebih banyak sayuran agar kandungan gizinya meningkat.

Pada akhirnya, gorengan tidak harus sepenuhnya dihindari saat buka puasa. Dengan porsi yang bijak dan cara konsumsi yang tepat, kamu tetap bisa menikmati takjil favorit tanpa mengabaikan kesehatan. Jadi, siap berbuka dengan lebih cerdas dan tetap menikmati kelezatan gorengan? (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : idntimes.com