NARASITODAY.COM, JAKARTA – Deru mesin pesawat kepresidenan membelah keheningan pagi di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026). Tepat pukul 08.50 WIB, Presiden Prabowo Subianto melangkah turun dari tangga pesawat, menandai berakhirnya safari diplomasi maraton ke empat negara yang berlangsung sejak 19 Februari lalu.
Kepulangan sang kepala negara disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tampil mengenakan batik, didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Di bawah langit Jakarta yang cerah, para pemimpin negara tersebut sempat tertangkap kamera berbincang hangat sejenak sebelum bergegas meninggalkan pangkalan udara.
Oleh-oleh Bernilai Fantastis dari AS
Kunjungan ini bukan sekadar perjalanan seremonial. Di Amerika Serikat, destinasi pertamanya, Prabowo tidak hanya menghadiri rapat perdana Board of Peace, tetapi juga melakukan langkah strategis dengan menandatangani The Agreement of Reciprocal Trade.
Hasilnya pun konkret. Prabowo berhasil memboyong komitmen investasi dan perdagangan dengan nilai total mencapai US$38,4 miliar atau setara lebih dari Rp600 triliun. Investasi ini mencakup berbagai sektor krusial, mulai dari pertanian, tekstil, hingga pengembangan kawasan industri berbasis teknologi hijau.
Misi Teknologi dan Kemanusiaan
Langkah kaki Prabowo kemudian berlanjut ke Inggris. Di sana, ia fokus pada masa depan digital Indonesia dengan menyaksikan kerja sama antara Danantara dan ARM Limited. Misi ambisius ini menargetkan pengiriman 15.000 engineer Indonesia untuk dilatih langsung dalam ekosistem semikonduktor dunia.
Tak hanya soal ekonomi, aspek kemanusiaan juga menjadi agenda utama saat ia bertolak ke Yordania untuk menemui Raja Abdullah II. Di tengah dinamika Timur Tengah, kedua pemimpin tersebut duduk bersama membahas upaya perdamaian di Gaza, Palestina.
Perjalanan ditutup di Abu Dhabi, di mana Prabowo menemui Presiden Uni Emirat Arab (PEA), Syeikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), untuk memperkuat komitmen investasi di tanah air.
Jejak Diplomasi 8 Hari
Berikut adalah rincian capaian utama dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo:
| Negara | Fokus Agenda Utama | Capaian Strategis |
| Amerika Serikat | Perdagangan & Investasi | Komitmen US$ 38,4 Miliar & Tarif Resiprokal |
| Inggris | Teknologi & SDM | Pelatihan 15.000 Engineer Semikonduktor |
| Yordania | Diplomasi Perdamaian | Pembahasan Solusi Konflik Gaza |
| UEA | Investasi Korporasi | Penguatan Kerja Sama Investasi RI-PEA |
Kini, setelah melintasi benua dan zona waktu, tugas berat menanti untuk merealisasikan ribuan triliun komitmen investasi tersebut menjadi lapangan kerja nyata bagi rakyat Indonesia.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com














