
NARASITODAY.COM, BOGOR– Di tengah terik matahari, para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Berkah Jaya, Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, bergotong-royong memperbaiki saluran irigasi yang jebol dengan peralatan seadanya.
Mereka menyekat aliran air menggunakan gedebong pisang dan karung berisi tanah agar sawah dan kebun bunga sedap malam tetap terairi.
“Karena belum tersentuh pembangunan, maka para petani kerap memperbaiki irigasi itu,” kata salah satu petani bunga sedap malam, Amir Hamzah kepada Jurnal Bogor, Kamis (26/2/2026).
Saat berjibaku memperbaiki irigasi, Amir Hamzah yang akrab disapa Guntur itu menyebut, belum dibangunnya irigasi tersebut para petani yang tengah menggarap lahan pertananian itu dibuat kewalahan.
Agak kewalahan juga kalau pasokan air untuk lahan pertanian itu minim akibat sekatan air dari sumber irigasi jebol.
Salah satu ketua RT di Desa Batutulis Asep Suryana menerangkan, belum tersentuhnya pembangunan irigasi untuk mengairi lahan pertanian produktif di Blok Lame area Sawah Minggu sejauh ini masih menantikan adanya pembangunan irigasi tersebut.
“Sekitar 1,5 kilometer, sumber-sumber air irigasi yang tidak jauh dari situs Prasasti Jambu Batutulis,” jelasnya.
Asep Suryana yang merupakan pegiat lingkungan menuturkan, karena sumber air menjadi dasar kebutuhan petani, diharapkan PT Antam bisa membantu untuk dibangunnya irigasi tersebut.
Sebelumnya PT Antam telah memberikan bantuan fasilitas pertanian termasuk bermacam pupuk bagi warga petani bunga sedap malam.
“Bentuk dukungan jalannya disektor pertanian, untuk itu bantuan alat pertanian dari PT Antam bagi petani tentu sangat bermanfaat,” jelasnya.
Sementara, manajer CSR PT Antam TBK, UBPE Pongkor Arif Rahman Saleh, merespons keinginan warga petani diBatutulis untuk adanya pembangunan irigasi tersebut.
Wartawan : Andreas













