
NARASITODAY.COM, BOGOR – Layanan Digital Subtraction Angiography (DSA) yang kini baru dimiliki RSUD Bakti Pajajaran Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditargetkan dapat dikembangkan ke sejumlah rumah sakit umum daerah lainnya secara bertahap.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Mediawaty, mengungkapkan bahwa beberapa RSUD sebenarnya telah memiliki fasilitas untuk layanan penanganan stroke tersebut. Namun, belum semuanya mengantongi izin operasional dari BPJS Kesehatan.
“Contohnya Rumah Sakit Ciawi, fasilitasnya sudah ada dan sudah bisa melayani, tetapi belum mendapatkan izin dari BPJS,” ujar Fusia, Kamis (5/3/2026).
Hingga saat ini, RSUD Bakti Pajajaran menjadi satu-satunya rumah sakit di wilayah Bogor Raya yang telah mendapat persetujuan dari BPJS Kesehatan untuk menyelenggarakan layanan DSA secara penuh.
“Ini yang memang sudah disetujui oleh BPJS dan bisa melayani. Artinya, baru di Bakti Pajajaran untuk Bogor Raya ini,” kata Fusia.
Fusia menilai, kehadiran layanan DSA mencerminkan transformasi digital yang positif di sektor kesehatan. Ia menegaskan, kecepatan penanganan menjadi faktor penentu keselamatan pasien stroke.
“Layanan ini bergandengan dengan code stroke. Bagaimana penanganan stroke itu cepat, karena percepatan penanganan akan menentukan tingkat keselamatan pasien,” tuturnya.***
Editor : Alysa
Wartawan : Rifki Ramadhan
Sumber : Bogortoday.com













