RSUD Bakti Pajajaran Jadi Pelopor Layanan Digital Angiography di Bogor, Siap Dikembangkan ke Rumah Sakit Lain Secara Bertahap

0
RSUD
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Mediawaty menjelaskan target pengembangan layanan Digital Subtraction Angiography (DSA) dari RSUD Bakti Pajajaran ke rumah sakit umum daerah lainnya di Kabupaten Bogor, di Cibinong, Kamis (5/3/2026).Foto : bogortoday.com/Rifki Ramadhan.

NARASITODAY.COM, BOGOR – Layanan Digital Subtraction Angiography (DSA) yang kini baru dimiliki RSUD Bakti Pajajaran Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditargetkan dapat dikembangkan ke sejumlah rumah sakit umum daerah lainnya secara bertahap.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Mediawaty, mengungkapkan bahwa beberapa RSUD sebenarnya telah memiliki fasilitas untuk layanan penanganan stroke tersebut. Namun, belum semuanya mengantongi izin operasional dari BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Reses Perdana DPRD Kabupaten Bogor, Percepatan Pembangunan di Kecamatan Nanggung Jadi Fokus Utama

“Contohnya Rumah Sakit Ciawi, fasilitasnya sudah ada dan sudah bisa melayani, tetapi belum mendapatkan izin dari BPJS,” ujar Fusia, Kamis (5/3/2026).

Hingga saat ini, RSUD Bakti Pajajaran menjadi satu-satunya rumah sakit di wilayah Bogor Raya yang telah mendapat persetujuan dari BPJS Kesehatan untuk menyelenggarakan layanan DSA secara penuh.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Dukung Penuh HPN ke-79, Momentum Apresiasi Kontribusi Insan Pers

“Ini yang memang sudah disetujui oleh BPJS dan bisa melayani. Artinya, baru di Bakti Pajajaran untuk Bogor Raya ini,” kata Fusia.

Fusia menilai, kehadiran layanan DSA mencerminkan transformasi digital yang positif di sektor kesehatan. Ia menegaskan, kecepatan penanganan menjadi faktor penentu keselamatan pasien stroke.

Baca Juga :  Pengadilan Tunisia Vonis 10 Tahun Penjara kepada Mantan Kepala Badan Antikorupsi dalam Kasus Pemalsuan Dokumen

“Layanan ini bergandengan dengan code stroke. Bagaimana penanganan stroke itu cepat, karena percepatan penanganan akan menentukan tingkat keselamatan pasien,” tuturnya.***

Editor : Alysa

Wartawan : Rifki Ramadhan

Sumber : Bogortoday.com