Bolehkah Puasa? 5 Kondisi Tubuh yang Berubah Saat Berpuasa dan Cara Mengantisipasinya

0
Ramadan
Ilustrasi nahan lapar.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Menjalankan ibadah puasa merupakan kewajiban bagi umat Muslim saat bulan Ramadan. Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 12 hingga 14 jam. Kondisi ini membuat tubuh mengalami sejumlah perubahan alami sebagai bentuk adaptasi.

Dalam kajian Ilmu Gizi dan kesehatan, perubahan tersebut umumnya tidak berbahaya bagi orang yang sehat. Namun, memahami perubahan tubuh saat berpuasa tetap penting agar seseorang dapat menjalani ibadah dengan nyaman dan aman.

Berikut lima kondisi tubuh yang sering terjadi saat berpuasa serta cara mengantisipasinya.

  1. Tubuh Lebih Cepat Lelah
    Saat berpuasa, kadar gula darah dapat menurun sehingga tubuh terasa lebih lemas atau mudah lelah, terutama pada siang hari.
Baca Juga :  Mulai Olahraga dengan 5 Mindset Positif Ini, Yuk Stop Rasa Insecure!

Cara mengantisipasi:
Pastikan menu sahur mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum agar energi bertahan lebih lama. Selain itu, cukupkan waktu istirahat agar tubuh tetap bugar.

  1. Rasa Haus yang Lebih Intens
    Tidak minum sepanjang hari membuat tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi, apalagi jika cuaca panas atau aktivitas cukup padat.

Cara mengantisipasi:
Penuhi kebutuhan cairan dengan pola minum yang cukup antara waktu berbuka hingga sahur. Banyak orang menerapkan pola 2–4–2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur.

  1. Sistem Pencernaan Beradaptasi
    Perubahan jadwal makan dapat memengaruhi kerja lambung dan usus. Beberapa orang mungkin merasakan perut kembung atau rasa tidak nyaman di awal masa puasa.
Baca Juga :  5 Solusi Terbukti Mengatasi Gelambir Setelah Berat Badan Turun Secara Alami

Cara mengantisipasi:
Hindari makanan terlalu pedas, berminyak, atau berlemak saat sahur dan berbuka. Pilih makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna.

  1. Pola Tidur Berubah
    Bangun lebih awal untuk sahur sering kali membuat waktu tidur berkurang. Jika tidak diatur dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan rasa kantuk di siang hari.

Cara mengantisipasi:
Usahakan tidur lebih awal pada malam hari dan, jika memungkinkan, manfaatkan waktu istirahat singkat di siang hari.

  1. Berat Badan Bisa Berubah
    Sebagian orang mengalami penurunan berat badan karena pola makan yang berubah. Namun, ada juga yang justru mengalami kenaikan berat badan karena konsumsi makanan berlebih saat berbuka.
Baca Juga :  Atasi Leher Sakit saat Menoleh dengan 5 Cara Alami Ini

Cara mengantisipasi:
Perhatikan porsi makan saat berbuka dan sahur, serta tetap melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau olahraga ringan setelah berbuka.

Para ahli kesehatan menilai puasa dapat memberikan manfaat bagi tubuh jika dijalankan dengan pola makan dan gaya hidup yang seimbang. Meski begitu, bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum menjalankan puasa agar tetap aman dan sehat selama bulan Ramadan.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com