
NARASITODAY.COM, BOGOR- Suasana haru dan bangga menyelimuti halaman SMK Pesona Dywantara, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Kamis (7/5/2026).
Setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun, ratusan siswa resmi dikembalikan kepada orang tua dalam prosesi serah terima yang menjadi penanda berakhirnya masa belajar mereka di bangku sekolah menengah kejuruan.
Momentum ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga simbol berpindahnya tanggung jawab pendidikan dari pihak sekolah kembali ke keluarga.
Kepala SMK Pesona Dywantara, Luvty Sofi Lestari, menegaskan bahwa selama ini para siswa telah dititipkan untuk dibina, dididik, dan dibentuk karakternya.
“Pada hari ini, amanah itu kami kembalikan kepada orang tua. Kami berharap apa yang telah dipelajari menjadi bekal kuat untuk melangkah ke tahap berikutnya,” ujarnya.
Sebanyak 617 siswa Angkatan XI dari lima program keahlian dilepas secara resmi. Pihak sekolah menyebut angkatan ini sebagai salah satu yang terbaik, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga non-akademik.
Berbagai prestasi berhasil diraih, mulai dari kejuaraan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat kabupaten, hingga prestasi di bidang Paskibra dan futsal. Menariknya, angkatan ini juga dinilai minim pelanggaran.
“Kalaupun ada, hanya sebatas kenakalan ringan di lingkungan sekolah. Tidak ada kasus menonjol atau yang sampai viral di luar,” kata Luvty.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus komitmen terhadap masa depan lulusan, yayasan sekolah menghadirkan sejumlah program unggulan. Salah satunya adalah kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program Diploma 3 (D3) secara gratis bagi alumni yang berminat.
Program tersebut bekerja sama dengan Akademi Sekretari Triguna Bogor, yang membuka akses pendidikan lanjutan tanpa biaya bagi lulusan terpilih.
Tak hanya itu, Yayasan Pesona Dywantara juga menawarkan program “Go Internasional” yang dirancang untuk membuka peluang kerja di luar negeri. Melalui program ini, siswa yang ingin mengikuti magang internasional akan mendapatkan dukungan pembiayaan penuh dari yayasan.
“Kami siapkan dana talang untuk mereka yang ingin bekerja ke luar negeri. Biaya selama proses magang akan ditanggung oleh yayasan,” jelasnya.
Langkah ini menunjukkan bahwa lembaga pendidikan tidak hanya berperan dalam proses belajar mengajar, tetapi juga dalam menciptakan peluang nyata bagi masa depan siswa.
Dengan berbagai program tersebut, SMK Pesona Dywantara berupaya memastikan para lulusannya tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki akses luas untuk berkembang, baik di dalam maupun luar negeri.













