Hindari Risiko Kesehatan! 5 Tantangan Pakai Baju Baru Langsung Pakai

0
baru
Ilustrasi tiga wanita yang sedang mencoba pakaian baru di ruang ganti.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Mengenakan pakaian baru sering memberikan rasa senang dan percaya diri. Banyak orang bahkan langsung memakai baju yang baru dibeli tanpa mencucinya terlebih dahulu. Padahal, kebiasaan ini ternyata bisa menimbulkan berbagai risiko kesehatan yang sering tidak disadari.

Baju baru yang terlihat bersih belum tentu benar-benar higienis. Selama proses produksi, distribusi, hingga dipajang di toko, pakaian bisa terpapar debu, bahan kimia, hingga bakteri dari banyak tangan yang menyentuhnya.

Berikut lima tantangan dan risiko kesehatan akibat langsung memakai baju baru tanpa dicuci terlebih dahulu.

1. Paparan Bahan Kimia dari Proses Produksi

Sebagian pakaian baru mengandung sisa bahan kimia seperti pewarna tekstil, formaldehida, atau zat pelapis kain agar tampak rapi dan tahan kusut saat dipajang.

Baca Juga :  Raih Hari yang Lebih Ringan Dengan 5 Ritual Pagi yang Mudah Dilakukan

Jika langsung digunakan, bahan tersebut dapat memicu iritasi kulit, terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif.

2. Risiko Gatal dan Iritasi Kulit

Pakaian baru yang belum dicuci dapat menyimpan debu, kotoran, maupun residu produksi yang tidak terlihat. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa gatal, kemerahan, hingga ruam pada kulit.

Area tubuh yang mudah berkeringat biasanya lebih rentan mengalami iritasi.

3. Terpapar Bakteri dan Jamur

Sebelum dibeli, pakaian di toko biasanya sudah dicoba oleh banyak orang. Hal ini memungkinkan adanya perpindahan bakteri, kuman, atau jamur ke permukaan kain.

Baca Juga :  Air Hangat vs Air Dingin di Pagi Hari, Mana yang Lebih Nyaman untuk Tubuh?

Meski risikonya kecil, penggunaan langsung tanpa dicuci tetap berpotensi memicu gangguan kulit tertentu.

4. Warna Pakaian Bisa Luntur ke Kulit

Beberapa pakaian baru, terutama yang berwarna gelap atau cerah, masih menyimpan sisa pewarna tekstil yang belum stabil.

Saat terkena keringat, warna kain bisa luntur dan menempel pada kulit sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan iritasi ringan.

5. Bau Kain dan Zat Penyimpanan

Baju baru terkadang memiliki bau khas pabrik atau gudang penyimpanan. Bau tersebut berasal dari bahan kimia maupun proses pengemasan yang digunakan selama distribusi.

Baca Juga :  Perbedaan Manfaat Posisi Tidur Miring dan Terlentang Terhadap Kesehatan

Pada sebagian orang, aroma tersebut dapat memicu pusing ringan atau gangguan pernapasan, terutama jika pakaian digunakan dalam waktu lama.

Pentingnya Mencuci Baju Baru Sebelum Dipakai

Untuk mengurangi berbagai risiko tersebut, mencuci pakaian baru sebelum digunakan sangat disarankan. Selain membantu menghilangkan debu dan bakteri, mencuci juga dapat mengurangi sisa bahan kimia yang menempel pada kain.

Gunakan deterjen yang lembut dan bilas pakaian hingga bersih agar tetap nyaman saat dipakai. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga kesehatan kulit sekaligus membuat pakaian terasa lebih segar dan aman digunakan.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com