NARASITODAY.COM, JAKARTA – Mencabut bulu ketiak sering menjadi pilihan banyak orang untuk menjaga kebersihan dan meningkatkan rasa percaya diri. Namun jika dilakukan sembarangan tanpa memperhatikan kebersihan dan cara yang tepat, kebiasaan ini justru bisa menimbulkan berbagai masalah pada kulit.
Area ketiak termasuk bagian tubuh yang sensitif karena memiliki banyak lipatan, kelenjar keringat, dan folikel rambut. Karena itu, perawatan yang kurang tepat dapat memicu iritasi hingga infeksi.
Berikut lima dampak buruk akibat mencabut bulu ketiak tanpa perhatian yang perlu diwaspadai.
1. Iritasi dan Kulit Kemerahan
Mencabut bulu ketiak secara kasar dapat menyebabkan kulit mengalami iritasi. Biasanya kondisi ini ditandai dengan rasa perih, kemerahan, hingga muncul sensasi panas pada area ketiak.
Risiko iritasi akan semakin tinggi jika proses pencabutan dilakukan terlalu sering atau menggunakan alat yang tidak higienis.
2. Muncul Benjolan dan Rambut Tumbuh ke Dalam
Salah satu masalah paling umum setelah mencabut bulu ketiak adalah ingrown hair atau rambut tumbuh ke dalam. Kondisi ini terjadi ketika rambut gagal keluar dari permukaan kulit dan justru tumbuh di bawah lapisan kulit.
Akibatnya, muncul benjolan kecil yang terasa nyeri dan mengganggu.
3. Risiko Infeksi Kulit
Folikel rambut yang terbuka setelah pencabutan bisa menjadi pintu masuk bakteri. Jika area ketiak tidak dijaga kebersihannya, risiko infeksi kulit akan meningkat.
Infeksi biasanya ditandai dengan pembengkakan, rasa sakit, hingga muncul nanah pada area tertentu.
4. Kulit Menghitam
Gesekan berulang dan iritasi akibat mencabut bulu ketiak dapat memicu hiperpigmentasi atau perubahan warna kulit menjadi lebih gelap.
Kondisi ini sering membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri, terutama saat menggunakan pakaian tanpa lengan.
5. Menyebabkan Kulit Lebih Sensitif
Mencabut bulu terlalu sering dapat membuat lapisan pelindung kulit menipis. Akibatnya, kulit menjadi lebih sensitif terhadap deodorant, parfum, maupun gesekan pakaian.
Pada beberapa orang, kondisi ini juga dapat memicu rasa gatal berkepanjangan.
Agar terhindar dari berbagai risiko tersebut, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Gunakan alat yang bersih dan steril.
- Hindari mencabut bulu saat kulit sedang iritasi.
- Bersihkan area ketiak sebelum dan sesudah pencabutan.
- Gunakan pelembap atau gel aloe vera setelah perawatan.
- Jangan terlalu sering mencabut bulu dalam waktu berdekatan.
Jika muncul iritasi berat atau tanda infeksi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Merawat kebersihan tubuh memang penting, tetapi kesehatan kulit tetap harus menjadi prioritas utama.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














