NARASITODAY.COM,JAKARTA – Bekam menjadi salah satu metode pengobatan tradisional yang telah dikenal sejak lama dan masih diminati hingga kini. Terapi ini dilakukan dengan menggunakan cangkir khusus untuk menciptakan tekanan pada permukaan kulit. Dalam beberapa praktik, bekam juga disertai sayatan kecil pada kulit yang dikenal sebagai bekam basah.
Sejumlah orang memilih terapi bekam sebagai pelengkap untuk membantu menjaga kebugaran tubuh atau meredakan keluhan tertentu. Meski demikian, manfaat bekam masih terus diteliti dan sebaiknya tidak dianggap sebagai pengganti pengobatan medis. Sebelum mencobanya, penting untuk memahami manfaat yang sering dikaitkan dengan terapi ini serta memastikan prosedur dilakukan oleh praktisi yang kompeten.
Berikut lima manfaat bekam yang banyak dikenal masyarakat.
1. Membantu Meredakan Nyeri Otot
Salah satu alasan seseorang menjalani terapi bekam adalah untuk membantu mengurangi nyeri otot, terutama pada area leher, bahu, dan punggung. Tekanan yang dihasilkan selama terapi dipercaya dapat membantu merilekskan otot yang tegang sehingga rasa tidak nyaman berkurang.
Beberapa penelitian menunjukkan bekam dapat memberikan efek pereda nyeri pada sebagian orang, meski hasilnya dapat berbeda pada setiap individu.
2. Memberikan Efek Relaksasi
Bekam juga kerap dimanfaatkan sebagai terapi relaksasi. Setelah menjalani prosedur, sebagian orang mengaku merasa lebih rileks dan nyaman karena ketegangan pada otot berkurang.
Efek relaksasi ini dapat membantu mengurangi stres ringan dan membuat tubuh terasa lebih segar setelah beraktivitas.
3. Membantu Melancarkan Sirkulasi Darah
Tekanan yang dihasilkan dari cangkir bekam diyakini dapat meningkatkan aliran darah pada area yang diterapi. Peningkatan sirkulasi darah lokal dipercaya membantu proses pemulihan jaringan serta mengurangi ketegangan pada otot.
Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat ini secara menyeluruh.
4. Mendukung Pemulihan Setelah Aktivitas Fisik
Beberapa atlet maupun individu yang rutin berolahraga memanfaatkan bekam sebagai terapi pendamping untuk membantu proses pemulihan setelah aktivitas fisik yang intens.
Bekam dipercaya dapat membantu mengurangi rasa pegal dan mempercepat pemulihan otot. Namun, efektivitasnya dapat bervariasi dan tidak menggantikan pentingnya istirahat, hidrasi, serta pola makan yang baik.
5. Meningkatkan Rasa Nyaman Secara Umum
Selain manfaat fisik, sebagian orang melaporkan merasa lebih bugar setelah menjalani terapi bekam. Sensasi tubuh yang lebih ringan dan rileks menjadi alasan terapi ini tetap diminati sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.
Namun, manfaat tersebut bersifat individual dan belum tentu dirasakan oleh semua orang.
Perhatikan Keamanan Sebelum Menjalani Bekam
Meskipun tergolong terapi tradisional yang populer, bekam tetap memiliki risiko, seperti memar, nyeri ringan, infeksi, atau iritasi kulit apabila dilakukan dengan prosedur yang tidak higienis. Oleh karena itu, terapi sebaiknya dilakukan oleh praktisi yang terlatih dengan menggunakan peralatan steril.
Orang yang memiliki gangguan pembekuan darah, sedang mengonsumsi obat pengencer darah, mengalami infeksi kulit, atau memiliki kondisi medis tertentu sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menjalani bekam.
Bekam Sebagai Terapi Pendamping
Bekam dapat menjadi salah satu pilihan terapi komplementer bagi sebagian orang untuk membantu meningkatkan rasa nyaman dan meredakan keluhan tertentu. Namun, terapi ini tidak boleh menggantikan pengobatan medis yang telah direkomendasikan oleh tenaga kesehatan.
Menggabungkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, tidur yang cukup, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, tetap menjadi langkah utama dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














