Harga Minyak Dunia Lesu, SPBU Pelat Merah dan Swasta Kompak Pangkas Harga BBM Diesel Per 1 Juli 2026

0
harga minyak
Ilustrasi SPBU saat matahari terbit dan langit jingga.(Foto : Istock)

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Angin segar berembus bagi para pengguna kendaraan bermesin diesel dan maskapai penerbangan di tanah air. Menyusul tren pelemahan harga minyak mentah dunia, PT Pertamina (Persero) bersama sejumlah badan usaha swasta penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) kompak memangkas harga produk non-subsidi mereka yang mulai berlaku efektif per Rabu, 1 Juli 2026.

Langkah penurunan harga ini dipelopori oleh Pertamina Patra Niaga, yang kemudian diikuti secara serentak oleh jaringan SPBU swasta ternama seperti Shell Indonesia dan BP-AKR.

Napas Lega untuk Pengguna Diesel dan Dunia Penerbangan

Penurunan paling signifikan pada awal bulan ini menyasar produk-produk bahan bakar jenis diesel berkualitas tinggi. Bagi para pemilik kendaraan bermesin diesel modern, kebijakan ini tentu menjadi berkah tersendiri di tengah fluktuasi biaya hidup.

Baca Juga :  Apple Hapus iPhone SE dari Pasar, 5 Alasan Utama yang Jadi Penyebabnya

Di kubu pelat merah, Pertamina memangkas harga Pertamina DEX secara drastis menjadi Rp 21.150 per liter, turun cukup dalam dari harga bulan Juni yang sempat menyentuh Rp 24.800 per liter. Tak ketinggalan, varian Dexlite juga ikut merosot ke angka Rp 19.700 per liter.

Fenomena “diskon” tarif ini tidak hanya dinikmati di jalan raya. Pertamina juga resmi menurunkan harga bahan bakar penerbangan (Avtur) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi Rp 19.190 per liter dari harga sebelumnya yang bertengger di angka Rp 22.190 per liter. Langkah ini diharapkan mampu memberikan ruang draf efisiensi bagi industri penerbangan domestik.

Sinyal penurunan harga ini langsung direspons cepat oleh kompetitor swasta. SPBU BP-AKR dan Shell Indonesia bahkan kompak menetapkan tarif yang sama persis untuk lini diesel premium mereka.

Baca Juga :  Kementerian Perdagangan Tegaskan Kewajiban Produsen Pasok MinyaKita ke BUMN, Stok Terbatas Akibat Kendala Pasokan

Produk BP Ultimate Diesel dan Shell V-Power Diesel kini sama-sama dibanderol di angka Rp 21.340 per liter, mencatatkan penurunan hingga lebih dari Rp 3.000 per liter dibandingkan bulan lalu.

Meski lini diesel dan bensin performa tinggi mengalami penurunan, harga BBM jenis bensin harian dengan RON 92 terpantau bergeming. Pertamina masih mempertahankan harga Pertamax di angka Rp 16.250 per liter untuk wilayah DKI Jakarta, sementara produk subsidi seperti Pertalite dan Solar tetap dipatok stabil guna menjaga daya beli masyarakat luas.

Daftar Lengkap Harga BBM di DKI Jakarta per 1 Juli 2026

Untuk memudahkan Anda saat mengisi bahan bakar, berikut adalah ringkasan daftar harga terbaru di berbagai operator SPBU wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya:

Baca Juga :  Pengadilan Rusia Vonis Tiga Terdakwa dalam Kasus Klub Malam Pose, Kasus Pertama Berdasarkan Larangan Gerakan LGBT
Operator SPBU Jenis Produk Harga per Liter (Juli 2026) Status Perubahan
Pertamina Pertalite (RON 90) Rp 10.000 Tetap
Solar Subsidi Rp 6.800 Tetap
Pertamax (RON 92) Rp 16.250 Tetap
Pertamax (Pertashop) Rp 16.150 Tetap
Pertamax Green 95 Rp 17.000 Tetap
Pertamax Turbo (RON 98) Rp 19.300 Turun (Sebelumnya Rp 20.750)
Dexlite (CN 51) Rp 19.700 Turun (Sebelumnya Rp 23.000)
Pertamina DEX (CN 53) Rp 21.150 Turun (Sebelumnya Rp 24.800)
Avtur (Bandara Soetta) Rp 19.190 Turun (Sebelumnya Rp 22.190)
BP-AKR BP 92 Rp 16.670 Tetap
BP Ultimate Rp 17.240 Tetap
BP Ultimate Diesel Rp 21.340 Turun (Sebelumnya Rp 25.060)
Shell Shell V-Power Diesel Rp 21.340 Turun (Sebelumnya Rp 24.490)

 

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com