NARASITODAY.COM, UZBEKISTAN — Aparat bea cukai bersama petugas Dinas Keamanan Negara berhasil menggagalkan penyelundupan hampir 600 kilogram narkotika yang disembunyikan di dalam bagian alat berat ekskavator di wilayah Surkhandarya.
Pengungkapan kasus tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi bojxona.official, Selasa (19/5/2026).
Dalam operasi itu, petugas menghentikan sebuah truk trailer Mercedes-Benz yang masuk dari Afghanistan melalui pos perbatasan “Ayritom”.
Berdasarkan dokumen pengiriman, kendaraan tersebut tercatat membawa alat berat berupa ekskavator. Namun saat dilakukan pemeriksaan menggunakan sistem pemindai modern di pos bea cukai, petugas menemukan citra mencurigakan pada bagian teknis alat berat tersebut.
Temuan itu membuat petugas mengarahkan kendaraan ke area pemeriksaan mendalam di pos bea cukai kegiatan ekonomi luar negeri “Termez”.
“Dari hasil pemeriksaan lanjutan, petugas menemukan ruang rahasia yang dibuat secara rapi di bagian poros ekskavator. Di lokasi tersembunyi itu, pelaku menyimpan narkotika yang dibungkus menggunakan selotip kuning, kertas foil, dan plastik selofan,” tulisnya dalam keterangannya.
“Petugas kemudian mengamankan total 605 paket narkotika yang terdiri dari 593,72 kilogram ganja dan 3,18 kilogram opium. Secara keseluruhan, jumlah barang bukti mencapai 596,9 kilogram,” tambahnya.
Otoritas setempat menyebut nilai narkotika tersebut di pasar gelap diperkirakan melebihi 16 juta dolar Amerika Serikat.
Pihak bea cukai menegaskan, para pelaku kini menggunakan metode penyelundupan lintas negara yang semakin rumit dan sulit terdeteksi.
Meski demikian, penggunaan teknologi inspeksi modern, sistem analisis risiko, dan kerja sama antarinstansi dinilai mampu membantu pengungkapan kasus secara cepat.














