Chiki Fawzi Kembali ke Indonesia Usai Perjuangan di Pelayaran Global Sumud Flotilla 2.0

0
Chiki Fawzi
Artis sekaligus aktivis kemanusiaan, Chiki Fawzi.Foto : medcom.id

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Air mata haru mewarnai Terminal Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (25/5/2026). Artis sekaligus aktivis kemanusiaan, Chiki Fawzi, akhirnya menginjakkan kaki kembali di Indonesia setelah menyelesaikan misi panjang yang bertaruh nyawa dalam pelayaran kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

Selama dua bulan penuh, putri dari musisi legendaris Ikang Fawzi ini mendedikasikan waktu, tenaga, dan keselamatannya demi menembus blokade ilegal dan menyalurkan bantuan bagi warga di Jalur Gaza, Palestina. Kehadirannya di bandara langsung disambut pelukan hangat dari pihak keluarga yang telah lama menanti dengan cemas.

Menjaga Pusat Komando di Tengah Lautan Mediterania yang Memanas

Sentuhan perjuangan Chiki dimulai saat ia bertolak bersama tim dari Barcelona, Spanyol, menuju Sassari, Italia, menggunakan kapal pertama. Di dalam misi internasional ini, Chiki tidak hanya menjadi relawan biasa.

Baca Juga :  Festival Film Bandung 2024: Sherina Munaf Terima Penghargaan atas Karya Gemilangnya

Ia memikul tanggung jawab besar di pusat komando, mulai dari mengorganisasi keberangkatan delegasi Indonesia hingga mengawal jalur advokasi internasional saat tensi di perairan Mediterania mulai membara.

“Selama dua bulan ini memang banyak sekali tantangannya. Saya itu berlayar di kapal pertama dari Barcelona sampai Italia, dan saya waktu itu mempersiapkan etape keberangkatan Turki sembilan delegasi di sana,” tutur Chiki Fawzi saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta.

Ketika kapal pembawa bantuan kemanusiaan tersebut dicegat secara agresif oleh militer Israel di tengah laut, Chiki tengah bersiaga penuh di ruang komando (command room) yang berpusat di Istanbul, Turki. Dari balik layar monitor, ia memantau detik-demi-detik nasib rekan-rekannya dengan perasaan berdebar.

Baca Juga :  Sabrina Chairunnisa Resmi Ajukan Gugatan Cerai ke Deddy Corbuzier, Proses Hukum Berjalan

Selama periode genting itu, Chiki mengaku posisinya tidak pernah benar-benar aman. Ancaman, gangguan digital, hingga intimidasi psikologis menjadi konsumsi sehari-hari yang harus dihadapi para relawan demi meloloskan bantuan medis dan pangan ke Gaza.

Tak Gentar Teror Demi Menjaga Asa Palestina

Kendati dihujani berbagai bentuk teror mental, keteguhan hati Chiki sama sekali tidak goyah. Baginya, risiko politik dan keselamatan yang ia tanggung di luar garis pantai tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan penderitaan dan genosida yang dihadapi jutaan warga Palestina di tanah kelahiran mereka.

Baca Juga :  Nirina Zubir Pilih Menepi dari Publik Saat Hadapi Masa Sulit Akibat Perubahan Tubuh

Chiki memilih bertahan di posisinya hingga memastikan seluruh delegasi asal Indonesia yang sempat ditahan oleh militer Israel berhasil dilepaskan dan dipulangkan ke tanah air tanpa kurang suatu apa pun.

“Intimidasi ada saja sih, sampai sekarang ada saja. Cuman gak ada apa-apanya lah dibanding apa yang kita perjuangin,” tegas Chiki dengan nada penuh komitmen.

Kepulangan Chiki ke pelukan keluarga terasa semakin spesial karena ia berhasil mendarat di tanah air tepat menjelang momen perayaan Hari Raya Idul Adha. Melalui selesainya misi Global Sumud Flotilla 2.0 ini, Chiki dan jaringan aktivis dunia berharap mata internasional akan tetap tertuju dan menolak berpaling dari krisis kemanusiaan yang menjerat Gaza.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com