NARASITODAY.COM,BOGOR – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Cibinong saat lantunan zikir bersama menggema ke angkasa. Di tengah kekhusyukan menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mempertebal lentera keimanan dan menjadikan momen pergantian tahun ini sebagai panggung untuk memperbaiki diri.
Pesan menyentuh tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Jaro Ade ini saat menghadiri Haul ke-28 Pondok Pesantren Roudhoh Al Hikam, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (16/6/2026). Acara yang sarat nilai spiritual ini sengaja dirangkaikan dengan doa dan zikir bersama sebagai refleksi pergantian kalender Islam.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum pergantian tahun hijriah sebagai sarana muhasabah, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan semangat dalam membangun kehidupan yang lebih baik,” ujar Ade Ruhandi di hadapan para jemaah dan santri yang hadir.
28 Tahun Merawat Akhlak Generasi Bangsa
Di sela-sela acara, politisi senior Kabupaten Bogor ini juga melempar apresiasi tinggi atas konsistensi Pondok Pesantren Roudhoh Al Hikam yang kini telah genap menapaki usia ke-28 tahun. Baginya, berdiri kokoh hampir tiga dekade bukanlah perkara mudah. Angka tersebut menjadi bukti autentik bagaimana lembaga pendidikan tradisional ini tetap istikamah dalam membentengi moral generasi muda.
Menurut Jaro Ade, bertahannya pesantren ini merupakan wujud nyata dari kontribusi tanpa pamrih dalam menjaga fondasi moral umat di tengah gempuran zaman modern.
“Bukti nyata kontribusi pesantren dalam membina generasi berakhlak mulia, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta mencetak sumber daya manusia yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” kata Jaro Ade menegaskan.
Menutup jalannya prosesi haul, ia menaruh harapan besar agar Pondok Pesantren Roudhoh Al Hikam tidak lelah untuk terus mengepakkan sayapnya. Ia berharap institusi ini dapat terus bertransformasi menjadi episentrum syiar Islam yang adaptif namun tetap memegang teguh nilai luhur.
“Terus menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi penerus yang berilmu, berakhlak, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya dengan penuh harapan.***
Editor : Alysa
Sumber : Bogortoday.com














