Tim Voli Korea Selatan Dijadwalkan Sambangi Indonesia, Jadi Ujian Timnas Putri Jelang Kejuaraan Asia

0
voli
Timnas voli putri Indonesia sedang melakukan sesi foto sebelum bertanding.foto:bola.net

NARASITODAY.COM, BOGOR – Denyut persaingan bola voli putri tanah air bersiap memasuki babak baru yang mendebarkan. Setelah menyelesaikan agenda di Asia Tenggara, Timnas Voli Putri Indonesia dijadwalkan bakal menjamu kedatangan tim kuat asal Korea Selatan dalam sebuah laga ekshibisi yang direncanakan bergulir di Medan, Sumatera Utara, pada awal Agustus 2026 mendatang.

Kabar mengenai kedatangan tim Negeri Ginseng tersebut dihembuskan langsung oleh Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBVSI, Loudry Maspaitella. Kendati demikian, pihak federasi masih menyimpan rapat rincian mengenai identitas sang calon lawan, apakah berstatus sebagai tim nasional atau salah satu klub elite dari kompetisi Korea.

“Jadi setelah pulang dari SEA V Cup, mereka Timnas Voli Putri Indonesia akan pulang awal Agustus dan belum tahu jadi atau tidak, sebelum turnamen AVC Continental itu akan ada ekshibisi,” ujar Loudry selepas acara pelepasan Timnas Voli Indonesia di Sentul, Bogor.

Baca Juga :  Hukuman FIFA untuk Samuel Eto'o: Apa yang Harus Diketahui Penggemar?"

“Rupanya tim Korea itu akan datang ke sini entah tim nasionalnya atau salah satu klub,” lanjut legenda hidup voli Indonesia tersebut.

Loudry juga membocorkan bahwa setelah laga ekshibisi di Medan usai, skuad Garuda tidak akan kembali ke ibu kota, melainkan langsung bertolak menuju medan pertempuran yang lebih besar.

“Karena setelah ekshibisi itu selesai, kami tidak ke Jakarta dan langsung ke AVC,” tambah pria yang dulu dikenal sebagai setter legendaris Indonesia itu.

Sebelum menyambut kedatangan tim Korea di tanah air, langkah awal persiapan Syelomitha Afrilaviza dan kawan-kawan sebenarnya sudah dimulai lebih awal. Mereka telah mengantongi undangan resmi dari Federasi Voli Korea Selatan (KOVO) untuk melakoni tiga laga persahabatan di sana pada 23-26 Juli 2026.

Baca Juga :  Dari Posisi Terakhir ke Finis Kelima, Avila Bahar Tunjukkan Daya Juang Tinggi

Meniti Jalan Terjal Menuju Panggung Dunia

Rangkaian agenda uji coba kelas berat ini bukanlah tanpa alasan. Di balik keringat dan jadwal yang padat, ada ambisi besar yang sedang dirajut oleh PBVSI. Laga-laga ini menjadi pemanasan krusial sebelum tim putri menatap turnamen penting seperti SEA V Cup, Asian Volleyball Continental Championships, hingga Asian Games.

Fokus terbesar berada pada Asian Volleyball Continental Championships. Turnamen ini bukan sekadar ajang unjuk gigi di tingkat regional, melainkan gerbang emas menuju Piala Dunia Voli Wanita 2027 dan Olimpiade 2028. Skenarionya berat: Indonesia wajib finis di tiga besar untuk mengamankan tiket Piala Dunia, atau keluar sebagai juara jika ingin lolos otomatis ke Olimpiade.

Baca Juga :  Dedikasi Tinggi! Paul Munster Pilih Latihan di Surabaya Daripada Pulang Rayakan Natal

Menyadari peta persaingan yang mempertemukan Indonesia dengan raksasa-raksasa dunia, Loudry bersikap realistis namun tetap memasang target tinggi demi mendongkrak mental bertanding anak-anak asuhnya.

“Asian Continental Championships itu turnamen kelas satu di Asia. Karena ada negara-negara yang ikut VNL seperti Jepang, China, dan Thailand,” jelas Loudry memetakan beratnya kompetisi.

Indonesia harus masuk ke delapan besar. Itu target kasar yang dibebankan ke tim putri senior,” pungkasnya optimis.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com