Pria Berusia 26 Tahun Ditemukan Tewas di Parkiran Lantai 12 Mal Bandung, Polisi Temukan Surat Maaf

0
Bandung
Ilustrasi sebuah kaki mayat.(Foto : Istock)

NARASITODAY.COM,BANDUNG – Suasana pagi yang tenang di pusat Kota Bandung mendadak berubah mencekam pada akhir pekan lalu. Seorang pria muda berusia 26 tahun ditemukan dalam kondisi bernyawa yang sudah terenggut di area parkir lantai 12 sebuah pusat perbelanjaan ternama di kawasan Regol, Kota Bandung, pada Minggu (12/7/2026).

Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara gantung diri di tembok pembatas parkir ketinggian lantai 12 tersebut. Penemuan jasad di lokasi yang menjulang tinggi ini langsung menggegerkan petugas mal yang tengah memulai operasional pagi, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib.

Kesaksian Petugas dan Surat Terakhir Korban

Laporan penemuan jasad tersebut pertama kali direspons oleh jajaran kepolisian setempat setelah menerima kesaksian dari para pekerja yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Rumah Diduga Jadi Markas Peredaran Obat Keras Ilegal di Bogor

“Betul ada kejadian, pada Minggu 12 Juli, sekitar Pukul 06.30 WIB kita dapat informasi, di lantai 12 parkiran pusat perbelanjaan Kings dari saksi teknisi dan sekuriti,” kata Kapolsek Regol, Kompol Megawati Triyanti, saat memberikan konfirmasi pada Senin (13/7/2026) seperti dikutip dari detikJabar.

Di sekitar lokasi kejadian, petugas kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban. Di antara barang-barang yang tertinggal seperti telepon genggam, sandal, dan KTP, polisi juga menemukan selembar surat wasiat. Surat tersebut berisi untaian kata permohonan maaf terakhir yang ditulis korban untuk ditujukan kepada pihak keluarga, teman, serta para kerabatnya.

Baca Juga :  Persib Bandung Siap Menjamu PSIM Yogyakarta di Laga Penting Pekan ke-31 Super League

Status Korban dan Keikhlasan Keluarga

Pasca-kejadian, sempat beredar informasi di media sosial melalui unggahan ucapan belasungkawa dari SPPI Regional Jabar yang menyebutkan bahwa korban merupakan salah satu kepala Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung. Namun, pihak kepolisian menegaskan acuan data berdasarkan dokumen identitas resmi yang bersangkutan.

Kompol Megawati Triyanti menjelaskan, berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ditemukan, pemuda asal Kabupaten Bandung tersebut secara resmi masih tercatat dengan status sebagai pelajar atau mahasiswa.

“Untuk korban seorang mahasiswa, keterangan mahasiswa di KTP, setelah diidentifikasi dan dibawa langsung ke Sartikaasih,” sebut Mega menjelaskan prosedur penanganan jenazah.

Mega juga membenarkan bahwa korban merupakan warga asli Kabupaten Bandung.

Baca Juga :  Setidaknya 23 orang dilaporkan tewas setelah kebakaran hebat di klub malam Goa

“Betul. Keluarga menerima dan buat pernyataan menerima kejadian tersebut,” tambah Mega menyiratkan bahwa pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, CNNIndonesia.com melaporkan belum mendapatkan pernyataan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) maupun koordinator wilayah BGN setempat terkait dengan simpang siur informasi posisi pekerjaan yang sempat diemban oleh korban.

Catatan : Depresi dan pikiran untuk mengakhiri hidup bisa menimpa siapa saja. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan membutuhkan bantuan dukungan kesehatan mental, jangan ragu untuk menghubungi layanan konseling psikologi atau fasilitas kesehatan terdekat.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com