Zaskia Adya Mecca Terapkan Komunikasi Terbuka dengan Pihak Sekolah

0
Zaskia Adya Mecca
potret keluarga Zaskia Adya Mecca.Foto : Instagram: @zaskiadyamecca

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Zaskia Adya Mecca mengungkapkan cara berbeda dalam berkomunikasi dengan pihak sekolah terkait ketidakhadiran anak-anaknya. Alih-alih memberikan alasan umum, istri sutradara Hanung Bramantyo itu memilih menyampaikan kondisi sebenarnya, meski alasan tersebut bukan karena sakit.

Menurut Zaskia, keterbukaan kepada guru menjadi bagian dari cara dirinya membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan sekolah. Ia ingin pihak sekolah memahami kondisi anak secara menyeluruh, baik dari sisi fisik maupun emosional.

Salah satu momen yang sempat menjadi perhatian adalah ketika Zaskia mengizinkan anak-anaknya tidak masuk sekolah untuk menyaksikan pertandingan final Piala Dunia bersama sang ayah. Baginya, kesempatan tersebut merupakan momen kebersamaan keluarga yang tidak datang setiap waktu.

Baca Juga :  Masyarakat Puji Pembangunan yang Dilakukan Bupati Bogor

“Ya kalau buat aku ya Piala Dunia kan 4 tahun sekali, gitu, ya udah kenapa nggak? Dan buat aku itu kayak momen nggak sih? Momen bapak sama anak buat quality time nonton bareng itu akan jadi terus kenangan gitu walaupun harus bolos sekolah,” kata Zaskia Adya Mecca saat ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, (21/7/2026).

Zaskia mengaku tetap menyampaikan alasan sebenarnya kepada pihak sekolah melalui surat izin. Sikap tersebut kemudian mendapat perhatian dari sejumlah orang tua murid yang menyekolahkan anak mereka di tempat yang sama.

“Cuma ya kemarin sempet ramai aku posting karena, aku postingnya kayak terus terang sama guru, ‘Izin ya anakku nonton Piala Dunia’ gitu kan. Ternyata banyak ibu-ibu yang langsung nge-japri aku, ‘Boleh izin sekolah? Gue bilang ada acara keluarga,” tutur Zaskia Adya Mecca.

Baca Juga :  Runtuhnya Bangunan SMKN 1 Gunung Putri Jadi Peringatan Penting soal Kondisi Fisik Sekolah

Selain terkait momen menonton pertandingan sepak bola, Zaskia mengatakan dirinya juga terbiasa memberi tahu guru apabila anak-anaknya sedang mengalami kondisi emosional tertentu. Menurutnya, informasi tersebut dapat membantu guru memahami perubahan sikap anak saat berada di sekolah.

“Kalau aku tuh terbiasa sama guru-guru sekarang kayak terus terang aja. Misalnya, ‘Bu, anaknya gak mau sekolah, lagi ini’ atau gak ‘Anak aku lagi sedih, jangan kaget Bu anak aku lagi patah hati dan dia lagi nangis semaleman,” terangnya.

Baca Juga :  Mudik di Tengah Polusi? Berikut 5 Cara Melindungi Diri Anda!

Ia menilai kebutuhan anak untuk mengambil waktu istirahat tidak selalu harus disebabkan oleh sakit secara fisik. Menurutnya, kondisi mental dan emosional anak juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.

“Jadi aku emang terbiasa menceritakan apa-apa izin karena apa, karena ya buat aku ya pasti orang gak harus alasan sakit kok kalau butuh waktu istirahat,” pungkasnya.

Bagi Zaskia, keterbukaan antara orang tua dan guru menjadi salah satu cara untuk menciptakan dukungan yang lebih baik bagi perkembangan anak, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com