NARASITODAY.COM, JAKARTA – Tim Nasional Pencak Silat Indonesia menutup perjuangannya di Kejuaraan Pencak Silat Asia 2026 dengan membawa pulang 19 medali, terdiri atas enam emas, empat perak, dan sembilan perunggu. Hasil tersebut mengantarkan Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir di bawah tuan rumah Vietnam.
Kejuaraan yang berlangsung di Gimnasium Dong Nai, Vietnam, pada 21–23 Juli 2026 itu diikuti sekitar 300 atlet dari 10 negara, yakni Vietnam, Indonesia, India, Kazakhstan, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Uzbekistan, dan Taiwan.
Vietnam tampil sebagai juara umum setelah mengoleksi 16 medali emas, tujuh perak, dan dua perunggu. Sementara Malaysia menempati posisi ketiga dengan raihan lima emas, tujuh perak, dan dua perunggu.
Sekretaris Jenderal Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Abdul Karim Aljufri, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum IPSI Sugiono yang telah memberikan kepercayaan kepada tim nasional untuk tampil pada kejuaraan tersebut.
“Alhamdulillah bisa membawa pulang 6 Emas, 4 Perak, 9 Perunggu, Atlet terbaik Putra dan Juara Umum 2 setelah tuan rumah Vietnam,” kata Abdul Karim.
Ia menilai pencapaian tersebut patut diapresiasi karena Indonesia banyak diperkuat atlet-atlet muda yang dipersiapkan untuk menghadapi ajang internasional berikutnya.
“Terima kasih kepada seluruh tim pelatih, atlet dan official yg sudah memberikan perhatian dan penampilan terbaik kalian,” tutur Abdul Karim.
Sebagai manajer tim sekaligus Sekretaris Jenderal PB IPSI, Abdul Karim juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota kontingen atas kerja keras yang telah ditunjukkan selama kejuaraan berlangsung.
“Sebagai Sekretaris Jendral PB IPSI sekaligus manager tim, mewakili Ketum dan Ketua Harian sy ucapkan penghargaan dan rasa hormat untuk kalian. Ayo kita ingat hari ini sebagai penyemangat kedepan! Pencak Silat Indonesia…JUARA..!!” ujarnya.
Enam medali emas Indonesia dipersembahkan oleh Furqon Habil Winata (Kelas B Putra), Atifa Fismawati (Kelas D Putri), Sarah Tria Monita (Kelas E Putri), Kirana Tian Savira (Kelas F Putri), nomor Seni Regu Putra, dan Ganda Putri.
Sementara empat medali perak diraih Yasir Nur Ikhanuddin (Under 45 Putra), Muhammad Faizal Ivanda (Kelas F Putra), Amigos (Tunggal Putra), serta nomor Seni Regu Putri.
Adapun sembilan medali perunggu disumbangkan M. Azrul Fitrah (Kelas A Putra), Ahmad Latif Fadlani (Kelas D Putra), Ramaken Sigit (Kelas E Putra), Mukhlisin (Kelas G Putra), Febrila Widya Noer Azizah (Under 45 Putri), Riski Enjel Pinata (Kelas A Putri), Fitri Mawarni (Kelas B Putri), Asep Yuldan Sani (Solo Kreatif Putra), serta satu medali perunggu lainnya dari nomor seni.
Hasil ini menjadi modal positif bagi tim nasional pencak silat Indonesia dalam mempersiapkan diri menghadapi agenda internasional berikutnya, sekaligus mempertahankan tradisi sebagai salah satu kekuatan utama pencak silat di tingkat Asia.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com













