NARASITODAY.COM– Tempat usaha penjualan barang-barang bekas milik warga Citeureup, Kabupaten Bogor, terbakar hebat pada Selasa (31/7/2024) dini hari.
Kebakaran yang terjadi di Jl. Kampung Jolok Setu, Leuwinutug, Kecamatan Citeureup ini diduga disebabkan oleh konsleting listrik.
Menurut saksi mata, Aliyah, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.50 WIB dan menghanguskan tidak hanya barang-barang bekas, tetapi juga sebagian barang usaha lainnya.
“Ini tempat usaha barang bekas dari pabrik untuk disortir lagi, juga usaha toren. Sebagian toren untuk usaha ikut terbakar, yang belakang sudah habis, kayaknya karena konsleting listrik,” ujarnya.
Akibat kebakaran tersebut, puluhan rumah di sekitar lokasi mengalami pemadaman listrik, meskipun tidak ada rumah warga yang terbakar.
“Listrik mati semua tapi rumah warga di bagian belakang aman, tidak ada yang kena,” tambah Aliyah.
Kronologi kebakaran tidak diketahui secara pasti oleh warga sekitar karena kejadian berlangsung di tengah malam saat kondisi sekitar sangat sepi.
“Jadi tidak ketahuan dari awal, tiba-tiba sudah besar. Malam-malam orang lagi pada tidur,” jelasnya.
Beruntung, petugas pemadam kebakaran segera tiba di lokasi pada pukul 03.30 WIB dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 05.30 WIB. Aliyah menyebutkan bahwa kerugian yang dialami akibat kebakaran ini mencapai ratusan juta rupiah.
“Kerugian sekitar seratus jutaan lebih kurangnya, soalnya satu toren saja 800 ribu, belum sama dibersihkannya, kena lah satu toren itu 1,3 juta,” pungkasnya.***














