NARASITODAY.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor pada Jumat sore (4/10/2024) menyebabkan banjir di dua desa di Kecamatan Ciampea, yakni Desa Cibanteng dan Desa Bojong Jengkol.
Puluhan rumah dilaporkan terendam air, dengan ketinggian banjir mencapai 70 cm di beberapa titik.
Salah satu warga Desa Bojong Jengkol, Bagas (24), mengungkapkan bahwa banjir datang secara tiba-tiba sekitar pukul 16.00 WIB.
“Air masuk tiba-tiba ke dalam rumah, kursi dan barang elektronik terendam,” ujar Bagas ketika ditemui media pada Jumat malam (4/10/2024).
Menurutnya, banjir ini diduga terjadi akibat proyek perumahan yang tak jauh dari rumahnya.
“Dulu sebelum ada proyek, rumah saya nggak pernah kebanjiran. Karena nggak ada saluran pembuangan, air meluap,” katanya.
Kata dia Desa Bojong Jengkol bukan satu-satunya yang terdampak. Di Desa Cibanteng, sedikitnya sebelas rumah turut terendam banjir. Di Kampung Duren, Desa Bojong Jengkol, sembilan rumah juga terendam.
Ketua RW setempat, Indra (55), mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya kampung tersebut mengalami banjir. “Sebelumnya nggak pernah kena banjir, ini yang pertama kali,” ujar Indra.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian akibat banjir diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Warga berharap pihak terkait segera memberikan solusi, terutama terkait sistem drainase di sekitar proyek perumahan yang diduga menjadi penyebab banjir.
Sementara itu, warga terus berupaya membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa banjir yang datang secara mendadak.(Gus)














