Kondisi Memprihatinkan SDN Gunung Dahu, Perlu Perhatian Serius untuk Perbaikan

0

NARASITODAY.COMSekolah Dasar Negeri (SDN) Gunung Dahu yang terletak di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan.

Bangunan sekolah yang pernah dibangun pada tahun 2012 dengan bantuan dari PT Antam Pongkor ini kini sangat membutuhkan perbaikan akibat kerusakan yang terus bertambah.

Ujang Mamun, Kepala Sekolah SDN Gunung Dahu, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi bangunan yang semakin lapuk dan atap yang sudah rusak.

Baca Juga :  Isu MBG Ramai di Media Sosial, Kepala SPPG se-Kecamatan Nanggung Dipanggil Rapat Danramil

“Atap sekolah masih menggunakan asbes yang sudah berlubang di sana-sini, sering bocor saat hujan. Kondisi ini tentu sangat mengganggu dan membahayakan keselamatan siswa serta guru,” ungkapnya.

Tidak hanya atap yang rusak, fasilitas sekolah lainnya seperti kursi dan meja belajar pun sudah tidak layak pakai, sementara kondisi toilet juga kian memburuk.

Dengan hanya memiliki enam ruang kelas untuk lebih dari 300 siswa, sekolah ini menghadapi tantangan besar dalam menyediakan ruang yang nyaman dan aman untuk proses belajar-mengajar.

Baca Juga :  Musdesus Desa Kalongliud Tetapkan 22 KPM Penerima BLT Dana Desa 2026

“Tahun 2024 awal, kami sudah mengusulkan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), tapi sampai sekarang belum ada jawaban atau hasil yang memuaskan,” lanjut Ujang.

Ia juga mengaku sudah memohon dorongan kepada Nurodin, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berasal dari Daerah Pemilihan 5 Kabupaten Bogor.

Namun sampai saat ini belum ada tindakan nyata untuk memperbaiki kondisi sekolah.

Baca Juga :  5 Lokasi Aurora Paling Instagramable, Cocok untuk Pecinta Fotografi Alam

Dengan situasi seperti ini, SDN Gunung Dahu mendesak perhatian dan tindakan segera dari pemerintah daerah dan pihak terkait.

Perbaikan yang dibutuhkan tidak hanya soal fasilitas, namun juga demi menciptakan lingkungan belajar yang layak dan aman bagi siswa serta tenaga pendidik.

Kondisi sekolah yang tidak memadai ini menjadi tantangan besar bagi kualitas pendidikan, terutama di tengah upaya peningkatan mutu pendidikan nasional.***