NARASITODAY.COM – Kepala Desa Cigudeg, Andi Supriadi, mengumumkan bahwa hingga menjelang akhir 2024, seluruh pembangunan infrastruktur jalan desa dan jalan lingkungan (jaling) di wilayahnya hampir tuntas.
Dengan dukungan Dana Desa, program Samisade dari Pemkab Bogor, serta program BHPRD, proyek infrastruktur ini dinyatakan sudah mencapai 95 persen penyelesaian.
“Alhamdulillah, berkat adanya dana dari pemerintah pusat dan berbagai program bantuan, seluruh infrastruktur di Desa Cigudeg dapat tersentuh optimal,” ungkap Andi di kantornya, Rabu (6/11/2024).
Ia menjelaskan bahwa jalan desa, saluran irigasi, dan tembok penahan tebing (TPT) hampir rampung, sementara jalan lingkungan telah mencapai 70 persen.
Meski pembangunan infrastruktur terus berlanjut, Andi menargetkan seluruh proyek ini akan selesai dalam tiga tahun mendatang.
Setelah itu, desa akan lebih fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan.
Pada 2025, Andi menyatakan optimisme desa Cigudeg untuk beradaptasi dengan kebijakan pemerintah pusat, terutama program yang diusung Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita. Ia yakin desa-desa terpencil akan semakin maju di bidang pembangunan.
Namun, Desa Cigudeg masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk rencana pembangunan stadion mini dan penanganan masalah sampah.
“Masalah sampah masih menjadi pekerjaan rumah, karena masih banyak warga yang belum sadar pentingnya kebersihan. Kami akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat peduli dan tidak membuang sampah sembarangan,” tambah Andi.
Ke depan, selain fokus pada infrastruktur, Cigudeg juga akan mengembangkan program digitalisasi desa dan merancang sistem pengelolaan sampah mandiri, yang memungkinkan pemisahan sampah organik dan non-organik sejak awal.
Desa Cigudeg juga telah meluncurkan program-program andalan untuk mendukung masyarakat, seperti Gerakan Bebersih Kampung (Geber Kang), Bantuan Biaya Kematian (Tuan Bian), Bantuan Biaya Orang Sakit (Tuan Bisa), dan Bantuan untuk Siswa Berprestasi (Tuan Asri).***














