NARASITODAY.COM – Wasit Liga Premier Inggris David Coote, resmi diskors oleh PGMOL (Professional Game Match Officials Limited) setelah sebuah video viral memperlihatkan dirinya menghina Liverpool serta mantan manajer mereka, Jurgen Klopp.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Coote tampak berbincang dengan seseorang dan secara terang-terangan menyebut Liverpool sebagai “brengsek” dan Klopp sebagai “bajingan arogan” serta “orang Jerman sialan”.
Ucapan tersebut memicu kontroversi besar, mengingat Coote seharusnya menjaga sikap netral dan profesional sebagai seorang wasit.
Video tersebut diambil dalam konteks informal, namun kata-kata yang diucapkan Coote jelas mencerminkan ketidakpuasan dan ketidaksukaannya terhadap klub yang telah menjadi salah satu kekuatan dominan dalam sepak bola Inggris.
Dalam rekaman itu, Coote juga mengungkapkan rasa ketidaksukaannya terhadap Klopp, merujuk pada insiden saat mereka bertemu di lapangan saat Liverpool melawan Burnley pada Juli 2020, di mana Klopp mengkritik keputusan wasit yang dianggap terlalu permisif terhadap pelanggaran.
“Dia menuduh saya berbohong dan kemudian menghina saya. Saya tidak tertarik berbicara dengan orang yang sangat arogan” kata Coote dalam rekaman itu.
PGMOL segera mengambil tindakan tegas setelah video tersebut viral, yang telah ditonton lebih dari tiga juta kali dalam waktu singkat.
Dalam pernyataan resmi mereka, PGMOL menyatakan bahwa “David Coote telah diskors dengan segera sambil menunggu penyelidikan penuh. Kami tidak akan memberikan komentar lebih lanjut hingga proses ini selesai.”
Dalam wawancara terpisah, seorang juru bicara PGMOL menambahkan, “Kami sangat menghargai integritas dan profesionalisme yang harus dijunjung tinggi oleh semua ofisial pertandingan.”Ucap PGMOL
“Tindakan David Coote tidak mencerminkan nilai-nilai tersebut, dan kami berkomitmen untuk memastikan bahwa semua wasit memahami pentingnya menjaga sikap netralitas dalam setiap situasi.”Lanjut PGMOL
Coote, yang telah bertugas sebagai wasit Premier League sejak 2018 dan dikenal sebagai salah satu wasit senior di liga tersebut, kini harus menghadapi konsekuensi dari pernyataannya yang dianggap merusak citra profesi wasit.
Sebelumnya, ia juga terlibat dalam beberapa kontroversi yang melibatkan Liverpool, termasuk keputusan-keputusan VAR yang dipertanyakan oleh banyak pihak. Sanksi ini menjadi perhatian besar bagi dunia sepak bola, terutama mengingat pentingnya sikap netralitas dan tanggung jawab moral bagi setiap wasit di Liga Premier.
Dalam wawancara lain, mantan wasit Premier League, Mark Clattenburg, menyatakan pendapatnya tentang situasi ini. “Sebagai seorang wasit, Anda harus selalu ingat bahwa Anda adalah pengadil dalam permainan. Komentar seperti itu tidak hanya merugikan reputasi Anda sendiri tetapi juga bisa memengaruhi kepercayaan publik terhadap seluruh sistem perwasitan” ujarnya.
Dengan skorsing ini, David Coote harus menunggu hasil investigasi lebih lanjut sebelum bisa kembali memimpin pertandingan. Kejadian ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi para wasit dalam menjaga profesionalisme di tengah tekanan tinggi dari media dan publik. ***














