NARASITODAY.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bojonggede, Kabupaten Bogor, mengakibatkan bencana banjir di Kampung Rawa Panjang.
Selain intensitas hujan yang tinggi, meluapnya debit air dari turap Kali Pelayangan menjadi pemicu utama terjadinya banjir di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan bahwa jebolnya dinding penahan air menjadi salah satu penyebab utama banjir.
“Keluarnya air dari bawah tanah disebabkan dinding penahan air jebol dari pondasi bawah, sehingga menyebabkan banjir di kawasan ini,” ungkap Adam pada Rabu (20/11/2024).
Banjir yang terjadi merendam beberapa rumah warga di dua RT. Ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 60 sentimeter.
“Di RT 01 dan 02 RW 14, sebanyak sepuluh rumah terendam, dengan sepuluh kepala keluarga atau total 34 jiwa terdampak. Ketinggian air mencapai kurang lebih 60 sentimeter,” jelas Adam.
“Sedangkan di RT 03 RW 24, delapan rumah terendam, melibatkan delapan kepala keluarga atau 25 jiwa, dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter,” tambahnya.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan fasilitas umum atau infrastruktur tidak mengalami kerusakan.
Menyadari situasi ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor segera turun ke lokasi untuk menangani banjir dan membantu warga.
Saat ini, air mulai surut, dan warga terdampak telah memulai proses pembersihan material lumpur yang masuk ke dalam rumah mereka.***














