ACE Hardware Indonesia Tutup Operasionalnya, Persiapan Transisi Menuju Identitas Baru

0
Ilustrasi PT ACE Hardware Indonesia

NARASITODAY.COM PT ACE Hardware Indonesia Tbk yang telah beroperasi selama 29 tahun di Indonesia, telah mengumumkan bahwa mereka akan tutup operasionalnya pada tanggal 31 Desember 2024. Keputusan ini diambil setelah pemegang lisensinya, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI), memutuskan untuk tidak melanjutkan perjanjian lisensi dengan ACE Hardware International Holdings, Ltd., yang akan berakhir pada tanggal yang sama.

Keputusan ini sejalan dengan fokus dan rencana pengembangan bisnis perusahaan di masa mendatang untuk menjawab tren pasar dan preferensi konsumen yang terus berevolusi. Menurut keterangan resmi PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, langkah ini dilakukan untuk tetap sejalan dengan arah strategis bisnis yang berorientasi pada kestabilan dan adaptabilitas dalam menghadapi perubahan pasar.

Baca Juga :  PMI Kabupaten Bogor Gelar Bulan Dana PMI 2024, Bukti Nyata Peduli dan Dukung Kemanusiaan

“Dengan demikian, kami berkomitmen untuk tidak hanya mempertahankan kinerja yang unggul, tetapi juga siap bertransformasi untuk menjadi perusahaan yang semakin andal, adaptif, dan inovatif,” kata Gregory S. Widjaja, Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, dalam keterangan resminya. “Persiapan matang yang sedang kami upayakan ini mampu mempertahankan posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar, mempertahankan daya saing yang kuat di industri ritel, serta memberikan dampak positif bagi pelanggan.”

Selain itu, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk saat ini masih mempersiapkan identitas merek baru pengganti ACE Hardware untuk diperkenalkan kepada masyarakat pada awal tahun 2025. “Langkah strategis ini kami yakini akan meningkatkan relevansi dan daya tarik produk serta layanan kami,” tambah Gregory Widjaja.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Prioritaskan Penanganan Bencana, Distribusikan Bantuan Dasar bagi Warga Terdampak

Dalam beberapa bulan terakhir, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk telah mencatatkan peningkatan signifikan dalam kinerja keuangannya. Laba bersih perusahaan naik 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai Rp574 miliar, menunjukkan rasio keuntungan yang kuat. Pendapatan bersih perusahaan juga meningkat 13 pesen menjadi Rp6,2 triliun, dengan kontribusi utama dari kategori Perbaikan Rumah (52%), disusul oleh Gaya Hidup (42%) dan Mainan (6%).

Pembukaan empat gerai baru di Bangka Raya, Parepare, Living Plaza Banjarmasin, dan Wahid Hasyim Pontianak pada Oktober 2024 turut mendukung rencana ekspansinya. Total 16 gerai baru yang dibuka pada semester kedua 2024 membuat jumlah total gerai mereka mencapai 243 di 74 kota di Indonesia. Pembukaan ini bertujuan untuk memperkuat layanan perusahaan di pasar domestik, meningkatkan akses masyarakat, serta mendukung perekonomian lokal dengan menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga :  Olahraga Biliar Kembali Naik Daun di Indonesia, Gelar Turnamen Internasional Berstandar Dunia

“Kami sangat yakin bahwa persiapan matang ini mampu mempertahankan posisi kami sebagai pemimpin industri ritel,” kata Gregory Widjaja lagi. “Terima kasih atas dukungan para pelanggan dan pemangku kepentingan kami untuk keberhasilan ini.”***