NARASITODAY.COM – Tim putra bola voli LavAni Navy berhasil meraih gelar juara Livoli Divisi Utama 2024 setelah menaklukkan Indomaret Sidoarjo dalam laga final yang berlangsung sengit di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada 23 November 2024.
Pertandingan yang diprediksi akan ketat ini berakhir dengan skor dramatis 3-2 (23-25, 21-25, 25-16, 25-21, 20-18), dimana Boy Arnez tampil sebagai pahlawan tim dengan penampilan luar biasa. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi LavAni, yang akhirnya berhasil memecahkan telur gelar setelah gagal di final musim sebelumnya.
LavAni memulai pertandingan dengan kurang baik, tertinggal dua set di awal sebelum berhasil bangkit dan menunjukkan semangat juang yang tinggi. Dalam set ketiga, LavAni memperbaiki strategi permainan dengan meningkatkan blok dan servis, yang memungkinkan mereka untuk membalikkan keadaan.
Boy Arnez menjadi sorotan utama berkat kontribusinya yang signifikan dalam setiap set, terutama saat timnya membutuhkan dukungan untuk mengejar ketertinggalan. “Saya sangat bangga dengan tim ini. Kami tidak menyerah meskipun tertinggal dua set,” ujar Boy Arnez setelah pertandingan.
“Kami terus berkomunikasi dan saling mendukung satu sama lain. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras semua pemain.” lanjutnya
Asisten pelatih LavAni Navy, Erwin Rusni, juga memberikan pujian kepada para pemainnya. “Kemenangan ini adalah hasil kerja keras semua anggota tim. Boy Arnez dan rekan-rekannya menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa,” ungkap Erwin.
“Kami melakukan beberapa perubahan taktik, terutama dalam hal blok dan penempatan servis. Itu terbukti efektif,” tambahnya.
Setelah pertandingan, Boy Arnez berbagi perasaannya tentang momen bersejarah ini. “Ini adalah impian kami sejak awal musim. Kami bekerja keras setiap hari untuk mencapai titik ini,” katanya dengan mata berbinar-binar.Â
“Dukungan dari para suporter sangat berarti bagi kami. Kami berjanji akan terus memberikan yang terbaik di setiap pertandingan,” tuturnya.
Selain mendapatkan piala tetap dan medali emas, LavAni juga membawa pulang hadiah uang pembinaan sebesar Rp 50 juta, sementara Indomaret mendapatkan medali perak dan hadiah uang Rp 30 juta. Meskipun Indomaret harus menerima kenyataan pahit meskipun telah berjuang keras sepanjang pertandingan, pelatih Indomaret, Rudi Hartono, mengapresiasi usaha timnya.
“Kami sudah memberikan segala yang terbaik. Hasil ini memang tidak sesuai harapan, tetapi saya bangga dengan performa anak-anak,” ujarnya.
Pertandingan grand final ini tidak hanya menyajikan aksi yang mendebarkan tetapi juga menunjukkan betapa kompetitifnya liga voli Indonesia saat ini. Dengan rekor pertemuan sebelumnya yang seimbang antara kedua tim, hasil akhir ini menjadi bukti bahwa LavAni mampu mengatasi tekanan dan meraih kemenangan di saat-saat krusial. Kini, LavAni bersiap untuk menghadapi tantangan baru dan mempertahankan gelar mereka di musim mendatang.
Boy Arnez menutup wawancaranya dengan penuh optimisme “Kami akan terus bekerja keras dan belajar dari pengalaman ini. Gelar juara ini bukanlah akhir dari perjalanan kami, tetapi justru awal dari sesuatu yang lebih besar.” Dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan dari penggemar serta manajemen tim.***













