Warga Desa Cisarua Swadaya Perbaiki Akses Jalan Pemkab yang Rusak Belasan tahun

0
Ratusan warga Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, bersama Pemerintah Desa, bergotong royong memperbaiki jalan yang telah rusak parah selama lebih dari satu dekade.

NARASITODAY.COM – Ratusan warga Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, bersama Pemerintah Desa, bergotong royong memperbaiki jalan yang telah rusak parah selama lebih dari satu dekade.

Rencananya akses jalan yang akan di beton hasil Swadaya ini sepanjang 600 meter. Hal ini dilakukan karena akses tersebut menjadi jalur vital bagi aktivitas pendidikan dan perekonomian warga, khususnya para petani.

“Masyarakat berencana membangun dengan swadaya masyarakat ini dari lapangan sepak bola SDN Parigi sampai ke Kampung Citumbuk dengan panjang sekitar 600 meter dengan lebar empa meter,” kata salah satu warga yang juga Ketua DPK KNPI Kecamatan Nanggung Isep Firdaus saat dihubungi, Senin (9/12).

Salah satu warga yang juga Ketua DPK KNPI Kecamatan Nanggung Isep Firdaus. Foto dok : Ist.

Dia membeberkan bahwa jalan tersebut terakhir kali dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bogor pada tahun 2009, dan ada pembangunan berupa Tembok Penahan Tanah (TPT) pada tahun 2017.

Baca Juga :  Menjelajahi Kehangatan Malam di Seoul: 5 Night Market yang Wajib Dikunjungi

Namun, di tahun 2023, jalan tersebut tidak lagi tercatat dalam aset pemerintah daerah maupun desa, sehingga tidak ada pihak yang bertanggung jawab atas pemeliharaannya.

“Jalan ini juga menghubungkan Desa Cisarua dan bisa ke Desa Malasari serta banyak pemukiman penduduk. Sayangnya, saat ini status jalan ini tidak jelas. Masyarakat pun berinisiatif membangun secara swadaya dari Citumbuk ke Legok Kiara,” bebernya.

Dia menjelaskan, kerusakan jalan yang sudah berlangsung belasan tahun tersebut telah memicu banyak kecelakaan. Kondisi ini juga mendorong masyarakat untuk bergerak memperbaiki jalan dengan bantuan tenaga dan material dari warga setempat.

“Akses ini sangat penting, bukan hanya untuk pendidikan tetapi juga perekonomian masyarakat, terutama para petani. Karena itu, kami berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dapat melihat dan mendukung upaya warga. Masih ada sisa jalan yang perlu dibangun,” jelasnya.

Baca Juga :  Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Picu Lebih dari 10.000 Kematian Berlebih, Lansia Jadi Korban Terbanyak

Masyarakat Desa Cisarua menaruh harapan besar pada pemerintah untuk melanjutkan perbaikan jalan yang vital ini.

Upaya swadaya yang dilakukan menunjukkan solidaritas dan semangat gotong royong, tetapi dukungan dari pemerintah tetap dibutuhkan agar pembangunan dapat selesai dan manfaatnya dirasakan secara maksimal.

“Pemerintah Kabupaten Bogor perlu mendengar apa yang dilakukan warga. Jalan ini sangat penting bagi kehidupan sehari-hari kami,” katanya.

Sementara Ketua Panitia Pembangunan Jalan, Sudin Toha alias Bule, mengungkapkan bahwa proyek ini didukung oleh sumbangan masyarakat, pengusaha setempat, dan sejumlah donatur, termasuk perusahaan seperti Aneka Tambang (Antam) Pongkor.

Baca Juga :  Truk Tronton di Parungpanjang Terguling, Alhamdulillah Tidak Menelan Korban Jiwa

Bantuan juga datang dari Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin Jaro Peloy, yang turut berkontribusi dalam penggalangan dana.

“Hingga saat ini, total dana yang terkumpul mencapai Rp70 juta. Selain itu, warga juga menyumbang material seperti pasir sebanyak 120 meter kubik dan batu beskos sebanyak 20 meter kubik. Hari pertama kerja bakti melibatkan sekitar 300 orang yang tetap semangat meskipun hujan turun,” ujarnya.

Para donatur lain yang turut membantu termasuk pemilik usaha kandang ayam, pengusaha galian cadas, serta masyarakat luas yang berkontribusi tenaga dan material.

“Kami berharap langkah ini menjadi awal dari perhatian pemerintah yang lebih besar untuk infrastruktur jalan rusak,” tukasnya.