Badan Standar Makanan Inggris Selidiki Potensi Risiko Produk Coca-Cola yang Ditari

0
Badan Standar Makanan Inggris Selidiki Potensi Risiko Produk Coca-Cola yang Ditari

NARASITODAY.COM – Coca-Cola Europacific Partners telah menarik sejumlah minuman ringan – termasuk Coke, Fanta, dan Sprite – di Eropa karena tingginya kadar klorat kimia.

Menurut informasi dari vendor pembotolan Coca-Cola yang disampaikan kepada Agence France-Presse (AFP), kaleng dan botol dengan kadar bahan kimia berlebihan tersebut telah didistribusikan di Belgia, Belanda, Inggris, Jerman, Prancis, dan Luksemburg sejak bulan November.

Baca Juga :  Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto Resmi Tidak Naikkan Harga BBM per 1 April 2026

Perusahaan tersebut menyatakan bahwa konsumen perlu mengembalikan kaleng atau botol dengan kode produksi antara 328 GE hingga 338 GE. Saham perusahaan mengalami penurunan sekitar 1 persen pada perdagangan awal di London, meskipun dalam 12 bulan terakhir mengalami kenaikan sekitar 16 persen.

Baca Juga :  Kekalahan ke-6 dari 7 Laga, Liverpool Alami Krisis Kinerja Menyeluruh

Edward Mundy, analis dari firma perbankan dan investasi Jefferies, menilai bahwa dampak dari penarikan produk ini kemungkinan tidak signifikan.

“Kami yakin volumenya kecil, dan sebagian besar produk yang terpengaruh telah ditarik,” tulisnya dalam catatan yang dilansir dari The Straits Times pada Selasa (28/1/2025).

Badan Standar Makanan Inggris sedang melakukan penyelidikan untuk menentukan apakah ada produk yang terpengaruh di pasar Inggris, seperti yang disampaikan oleh Anne Gravett dari Badan Standar Makanan Inggris.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Paparkan Capaian dan Strategi Kinerja dalam Evaluasi AKIP 2025 Bersama KemenPANRB

“Jika kami menemukan makanan yang tidak aman, kami akan mengambil tindakan untuk memastikannya disingkirkan dan memberi tahu konsumen,” katanya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel