NARASITODAY.COM – Burgo, kuliner khas Palembang yang telah ada sejak 200 tahun lalu pada masa Kesultanan Palembang Darussalam, menawarkan perpaduan tekstur kenyal dadar gulung dengan kuah santan gurih yang menggoda.
Makanan ini terbuat dari adonan tepung beras yang dipipihkan, dikukus, lalu digulung, dan disajikan dengan kuah santan yang kaya rempah. Masyarakat Palembang biasa menyantap burgo sebagai camilan, sarapan, hidangan saat perayaan, atau menu berbuka puasa.
Ingin mencoba kelezatannya di rumah? Berikut resep burgo kenyal khas Palembang dengan kuah santan yang gurih:
Bahan Burgo (Dadar):
- 125 gram tepung beras
- 30 gram tepung tapioka
- ½ sendok teh garam
- 200 ml air mendidih
- 250 ml air matang biasa
Bahan Kuah:
- 50 gram udang rebon
- 500 ml santan
- 4 cm lengkuas, geprek
- 1 batang serai, ambil putihnya dan geprek
- 1 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu bubuk secukupnya
Bumbu Halus:
- 5 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1 sendok teh merica
- 1 sendok teh ketumbar, sangrai
- 2 butir kemiri, sangrai
- 1 ruas jahe
- 1 ruas kunyit
Bahan Pelengkap:
- Telur rebus secukupnya
- Bawang goreng secukupnya
Cara Membuat Burgo:
- Campurkan tepung beras, tapioka, dan garam. Tuang air mendidih sedikit demi sedikit sambil terus diaduk rata. Tambahkan air matang biasa, aduk kembali hingga adonan mulus dan tidak bergerindil.
- Olesi loyang persegi ukuran 30×30 cm dengan minyak goreng. Kukus adonan selama 5 menit. Setelah matang, gulung adonan dari ujung (sisi terdekat dengan kita) dan sisihkan.
- Tumis bumbu halus bersama udang rebon, daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas hingga matang dan harum. Tambahkan santan, gula pasir, kaldu bubuk, dan garam. Aduk rata dan koreksi rasa.
- Potong dadar, tata di piring, lalu siram dengan kuah santan. Sajikan bersama telur rebus dan taburan bawang goreng.
Dengan resep ini, Kalian dapat menikmati kelezatan Burgo Palembang di rumah.***














