Fetty Anggraenidini Ajak Warga Menteng Cegah Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan

0
Fetty Anggraenidini

NARASITODAY.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Fetty Anggraenidini, kembali menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat untuk mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Jawa Barat. Kali ini, sosialisasi dilakukan mengenai Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan di Kota Bogor.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Jumat 7 Februari 2025, dihadiri oleh puluhan warga, aparatur pemerintahan setempat, pengurus RT, RW, serta kader Posyandu.

Fetty Anggraenidini menegaskan bahwa kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dibendung, sehingga dampak negatifnya mudah sekali tersebar.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang dapat berujung pada kekerasan atau perilaku negatif lainnya.

Baca Juga :  Sejarah dan Makna Peringatan Hari Kanker Anak Sedunia yang Digagas Childhood Cancer International

Sebagai contoh, ia menyebutkan banyak orang tua yang membeli gadget atau handphone untuk anak-anak mereka, yang kemudian mengakses media sosial (medsos) dan terpapar konten negatif, salah satunya konten pornografi.

Perda yang kita sosialisasikan kali ini berfokus pada pemberdayaan dan perlindungan perempuan, termasuk pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Perda ini akan terus kami lakukan agar masyarakat bisa memahami dan mengetahui lebih banyak mengenai Perda ini,” jelas Fetty kepada wartawan.

Politisi Partai Golkar ini juga menambahkan bahwa dalam mensosialisasikan Perda, pihaknya membutuhkan masukan dari masyarakat terkait cara-cara bersama untuk mencegah dan menanggulangi kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Baca Juga :  Ikuti Jejak Australia, Austria Segera Larang Media Sosial bagi Anak di Bawah 14 Tahun

“Makanya, saya tegaskan kepada masyarakat untuk memantau anak-anak mereka ketika menggunakan gadget atau HP. Terutama bagi anak-anak yang masih di bawah umur, kita harus selalu mengawasi mereka,” tegasnya.

Fetty juga mengungkapkan bahwa kekerasan seksual seringkali terjadi di lingkungan terdekat, seperti di dalam keluarga atau tetangga, di mana anak-anak bisa menjadi korban kekerasan dari orang tua, kakek, atau anggota keluarga lainnya.

“Kita sebagai tetangga harus peduli dan mencegah hal itu. Saya mengajak masyarakat untuk lebih peduli agar kekerasan terhadap anak tidak terjadi, atau bisa langsung menghubungi Rumah Aspirasi Teh Fetty untuk kami fasilitasi,” tambahnya.

Selama sosialisasi, Fetty menerima berbagai aspirasi dari masyarakat, seperti isu pendidikan, kesehatan, sosial, hingga infrastruktur.

Baca Juga :  Uni Eropa Kutuk Pembunuhan Lima Jurnalis Al Jazeera oleh Israel

“Ada beberapa keluhan dari masyarakat, seperti masalah anak sekolah, permintaan polisi tidur di jalan provinsi, serta kebutuhan posyandu. Apa yang disampaikan masyarakat akan kami tindaklanjuti ke instansi terkait,” tandas Fetty.

Di tempat yang sama, Plt Lurah Menteng, Herawati, menyampaikan apresiasi atas kedatangan Fetty Anggraenidini untuk mensosialisasikan Perda di Kelurahan Menteng. Ia mengaku senang bisa bertemu langsung dengan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

“Kami tentu merasa senang dan bangga, karena Kelurahan Menteng bisa dikunjungi oleh Anggota DPRD Jawa Barat. Semoga kedatangan beliau dapat memberikan dampak positif, dan aspirasi yang disampaikan warga bisa diterima dan direalisasikan,” ujarnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel